kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Seleksi Kapus Makassar Masuk Tahap Penilaian, Target Rampung Sepekan

Seleksi Kapus Makassar Masuk Tahap Penilaian, Target Rampung Sepekan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda (Dok: Sinta KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penetapan kepala Puskesmas (Kapus) definitif rampung dalam sepekan, menyusul selesainya seluruh tahapan seleksi yang kini tinggal menunggu hasil akhir penilaian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan proses saat ini berada pada tahap penghitungan nilai sebelum diputuskan melalui rapat bersama tim terkait.

“Baru saja selesai kemarin, jadi masih sementara proses penghitungan nilai. Kami targetkan paling satu minggu ini sudah selesai dan akan kami rapatkan bersama,” ujarnya, Jumat (10/04).

Menurutnya, percepatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk segera mengakhiri dominasi status pelaksana tugas (Plt) di jabatan kepala Puskesmas yang selama ini dinilai menghambat optimalisasi layanan.

“Selama ini Kapus masih banyak yang berstatus Plt. Tentu Bapak Wali Kota ingin semua posisi itu diisi pejabat definitif agar pertanggungjawaban dan kewenangannya menjadi jelas,” jelasnya.

Ia menegaskan, kejelasan status jabatan sangat penting agar pejabat yang ditunjuk memiliki ruang gerak penuh dalam menjalankan fungsi pelayanan kesehatan dasar secara maksimal.

“Dengan begitu, kinerjanya bisa lebih optimal,” singkatnya.

Sebagai bagian dari proses tersebut, Pemkot Makassar telah menggelar seleksi terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) calon kepala Puskesmas. Tahapannya meliputi wawancara dan uji kompetensi yang menjadi dasar pemetaan potensi peserta.

“Berdasarkan perintah Pak Wali, kami sudah melaksanakan tes wawancara. Kemudian nanti juga akan ada hasil uji kompetensi. Semua itu akan dimasukkan dalam pemetaan potensi ASN,” ungkapnya.

Hasil dari seluruh tahapan seleksi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Wali Kota dalam menentukan kandidat yang layak menduduki jabatan Kapus secara definitif.

Zulkifly juga mengungkapkan, seleksi ini dirancang untuk mengukur berbagai aspek penting, mulai dari kemampuan teknis hingga kepemimpinan.

“Kami ingin melihat bagaimana mereka menyusun perencanaan, menjemput aspirasi masyarakat, menjalankan program prioritas, hingga aspek integritas, manajerial, dan inovasi untuk kota Makassar,” terangnya.

Selain itu, Pemkot Makassar berencana mengintegrasikan proses seleksi ini dengan rekrutmen kepala sekolah guna meningkatkan efisiensi pelaksanaan.

Ia menambahkan, peluang terbuka bagi seluruh peserta yang mampu mencapai peringkat terbaik dalam hasil akhir seleksi.

“Yang penting masuk dalam ranking dan memenuhi penilaian yang baik, itu bisa saja didefinitifkan,” tukasnya.

error: Content is protected !!