kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Singung Dampak Standar Ganda

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Singung Dampak Standar Ganda
Ketua Departemen Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah (Tengah), (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menyampaikan duka mendalam atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer yang terjadi di Teheran.

Berdasarkan berbagai laporan internasional, serangan tersebut dilakukan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat.

Ketua Departemen Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga pukulan serius terhadap hukum internasional dan tatanan global yang selama ini dijunjung bersama.

Luluk berujar, PKB mengutuk keras tindakan pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat. Tindakan tersebut dinilai tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, bertentangan dengan norma kemanusiaan, serta berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia.

“Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka dunia sedang bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan oleh hukum. Hari ini Iran menjadi target. Besok, negara mana pun dapat mengalami hal yang sama,” tegas Luluk dalam keterangannya, Minggu (01/03).

Menurut Luluk, PKB juga menilai bahwa ketiadaan sanksi tegas atas berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya dalam tragedi kemanusiaan di Palestina, telah membuka ruang eskalasi kekerasan yang semakin meluas. Standar ganda dalam penegakan hukum internasional dinilai menjadi faktor yang memperparah konflik global.

Dalam pernyataannya, Luluk menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan tersebut dan menjatuhkan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional tanpa standar ganda.

“Kami juga mendorong de-eskalasi konflik serta membuka jalur diplomasi. Serta melindungi rakyat sipil dari dampak konflik yang semakin luas di kawasan Timur Tengah,” tegasnya.

PKB, lanjut Luluk, menegaskan bahwa kemanusiaan tidak boleh tunduk pada dominasi kekuatan militer maupun agenda geopolitik. Dunia, menurutnya, membutuhkan keadilan universal yang ditegakkan secara konsisten, bukan hukum yang hanya berlaku bagi pihak tertentu.

“Ketidakadilan global hari ini adalah ancaman bagi perdamaian dunia esok. Jika dunia terus diam, yang akan tumbuh bukan stabilitas, melainkan spiral konflik tanpa akhir,” tukas Luluk.