kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

ABI Sulsel Hadirkan Kebahagiaan Anak Yatim, Libatkan 20 Panti Asuhan se-Makassar

ABI Sulsel Hadirkan Kebahagiaan Anak Yatim, Libatkan 20 Panti Asuhan se-Makassar
Suasana Buka Puasa Bersama Anak Yatim yang digelar DOPW ABI Sulsel (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Sebanyak 370 anak yatim dari 20 panti asuhan se-Kota Makassar mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan di Jalan Sungai Tangka, Minggu (01/03).

Kegiatan yang berlangsung dalam momentum Ramadan itu dirangkaikan dengan santunan dan pemberian paket berbuka puasa. Anak-anak yang hadir didominasi usia sekolah, mulai 6 hingga 13 tahun, didampingi para pengurus panti masing-masing.

Ketua DPW ABI Sulsel, Imran Latief, menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari khidmat sosial organisasi kepada masyarakat.

“Kami ingin mengurai stigma lewat khidmat. Prinsipnya sederhana, sebaik-baik manusia adalah yang paling memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Menurut Imran, kegiatan ini tidak hanya sebatas buka puasa bersama, tetapi juga mengandung nilai kepedulian dan kebersamaan. Ia menyebut, kebahagiaan anak-anak yatim menjadi tujuan utama kegiatan tersebut.

“Bisa jadi nilai bantuannya tidak besar, tapi senyum anak-anak itu sangat berarti. Itu yang ingin kami hadirkan,” katanya.

ABI Sulsel menggandeng sejumlah mitra dalam pelaksanaan kegiatan, di antaranya Yayasan Dana Mustadhafin dan YBM BRI-Link. Kolaborasi tersebut memungkinkan santunan dapat menjangkau ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan di Makassar.

Imran mengakui, awalnya panitia menargetkan program Berkah 1.000 Yatim. Namun, keterbatasan pendanaan membuat realisasi tahun ini difokuskan pada 20 panti asuhan dengan total 370 penerima manfaat.

“Kami ingin terus hadir sesuai kapasitas organisasi. Yang terpenting bukan besar kecilnya angka, tapi konsistensi dan kebermanfaatannya,” tegasnya.

ABI Sulsel berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi ruang silaturahmi serta jembatan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk, khususnya di bulan suci Ramadan.