kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Perseroda SCI Ekspansi Bisnis Limbah Medis dan Wisata untuk Dongkrak PAD

Perseroda SCI Ekspansi Bisnis Limbah Medis dan Wisata untuk Dongkrak PAD
PT SCI resmi mengembangkan bisnis di sektor limbah medis dan usaha wisata (dok/ Ist)

KabarMakassar.com — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) atau SCI, memperluas lini usaha di sektor pengangkutan limbah medis serta pengembangan bisnis wisata dan perikanan. Diversifikasi usaha tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi bisnis baru.

Langkah ekspansi ini juga menandai strategi perusahaan dalam memperkuat posisi sebagai instrumen ekonomi daerah. Selain itu, pengembangan usaha lintas sektor dinilai mampu membuka peluang pendapatan baru di luar sektor konvensional.

Direktur PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), Asradi, menyebutkan bahwa perusahaan telah menjalin kerja sama dalam bisnis transporter pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis.

Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup wilayah Sulawesi Selatan, tetapi juga menjangkau wilayah lain di Indonesia. Ekspansi ke sektor pengangkutan limbah medis dinilai memiliki potensi pasar yang besar karena kebutuhan layanan tersebut terus meningkat di berbagai fasilitas kesehatan.

“Alhamdulillah kami telah kerja sama dalam area bisnis transporter pengangkutan limbah B3 medis. Cakupannya bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di Seluruh Indonesia,” ungkap Asradi, Kamis (09/04).

Pengangkutan limbah B3 medis merupakan sektor yang diatur secara ketat karena berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Limbah medis dari fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas harus dikelola secara khusus agar tidak menimbulkan pencemaran maupun risiko penularan penyakit.

Oleh karena itu, keterlibatan BUMD dalam sektor ini dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan limbah yang aman dan sesuai standar. Selain itu, sektor ini juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah.

Dalam pengembangan usaha tersebut, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) menggandeng mitra swasta untuk memperkuat kapasitas operasional. Kolaborasi dengan pihak mitra diharapkan dapat mempercepat implementasi bisnis dan memperluas jaringan layanan di berbagai daerah.

Sinergi ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing di sektor jasa pengangkutan limbah medis.

“Dalam usaha terbaru ini, Kami PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) berkolaborasi menggandeng mitra PT Satria Buana Cemerlang,” lanjutnya.

Selain mengembangkan bisnis di sektor limbah medis, perusahaan juga mulai merambah sektor wisata dan perikanan sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha. Pengembangan sektor tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar karena mampu menarik kunjungan masyarakat sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Usaha baru yang dikembangkan meliputi fasilitas kolam pemancingan, warung kopi, serta rumah makan yang dirancang sebagai destinasi wisata berbasis rekreasi keluarga. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi tambahan terhadap pendapatan perusahaan dan daerah.

“Kami terus berinovasi dan juga mengembangkan usaha lainnya. Pengembangan usaha baru yakni Kolam Pemancingan, Warung Kopi & Rumah Makan dengan nama “Destinasi Wisata Andalan SCI” yang bertempatkan di Kota Palopo,” jelas Asradi.

Untuk mendukung pengembangan sektor wisata dan perikanan tersebut, perusahaan juga melakukan investasi aset berupa pembelian lahan. Aset tersebut akan digunakan sebagai akses jalan menuju kawasan wisata yang tengah dikembangkan.

Langkah pembelian aset dinilai penting untuk memastikan kelancaran operasional dan mendukung aksesibilitas kawasan wisata bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan infrastruktur yang memadai, perusahaan optimistis pengembangan usaha dapat berjalan lebih optimal.

“Untuk mendukung usaha tersebut, sebuah sejarah baru PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) terwujud, dimana SCI membeli aset berupa tanah sebagai penunjang akses jalan menuju ke lokasi tempat Wisata dan perikanan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!