kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Skor IDSD Sulsel 2025 Lampaui Rata-Rata Nasional

Skor IDSD Sulsel 2025 Lampaui Rata-Rata Nasional
Skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Sulawesi Selatan tahun 2025

KabarMakassar.com — Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Sulawesi Selatan tahun 2025 mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), skor daya saing provinsi ini tercatat 3,71, naik dari 3,61 pada 2024 atau meningkat 0,10 poin.

Capaian tersebut melampaui rata-rata nasional 2025 yang berada di angka 3,50. Secara nasional, Sulawesi Selatan menempati peringkat ke-10 dari 38 provinsi.

Di kawasan Indonesia Timur, Sulawesi Selatan berada di posisi kedua setelah Bali dengan skor 4,03. Sementara di Pulau Sulawesi, provinsi ini menjadi yang tertinggi, mengungguli Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Tren IDSD Sulsel dalam empat tahun terakhir menunjukkan pola relatif stabil. Pada 2022 skor berada di angka 3,35, meningkat menjadi 3,70 pada 2023, turun ke 3,61 pada 2024, dan kembali naik menjadi 3,71 pada 2025.

Empat kabupaten/kota mencatat skor setara atau melampaui skor provinsi pada 2025, yakni Kota Makassar (4,17), Kota Parepare (4,10), Kota Palopo (3,79), serta Kabupaten Gowa (3,71).

Dari sisi pilar daya saing, peningkatan skor 2025 ditopang oleh penguatan lingkungan pendukung. Pilar institusi naik dari 4,07 menjadi 4,40, infrastruktur meningkat dari 3,52 menjadi 3,85, serta adopsi teknologi informasi dari 3,56 menjadi 3,87.

Pada dimensi sumber daya manusia, pilar kesehatan naik tipis dari 3,86 menjadi 3,87, sementara keterampilan tenaga kerja turun dari 4,13 menjadi 3,90 meski tetap berada pada kategori tinggi.

Di kelompok pasar, ukuran pasar meningkat dari 4,71 menjadi 4,73. Sistem keuangan juga membaik dari 2,80 menjadi 3,02, meski pasar tenaga kerja masih menjadi tantangan.

Sementara pada ekosistem inovasi, kapabilitas inovasi melonjak dari 3,68 menjadi 4,24, menjadi salah satu faktor utama pendorong kenaikan skor provinsi.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menilai capaian tersebut menunjukkan arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat.

“Peningkatan Indeks Daya Saing Daerah ini menunjukkan bahwa pembangunan di Sulawesi Selatan berjalan pada jalur yang tepat. Penguatan tata kelola, percepatan digitalisasi, serta tumbuhnya ekosistem inovasi menjadi faktor utama yang mendorong daya saing daerah semakin kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan ekonomi daerah.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi mencerminkan kerja kolaboratif seluruh pihak dalam memperbaiki kualitas layanan publik, infrastruktur, dan kapasitas ekonomi daerah agar Sulawesi Selatan semakin kompetitif di tingkat nasional,” katanya.

Secara agregat, kenaikan IDSD Sulsel 2025 didorong oleh penguatan tata kelola dan infrastruktur, perluasan ukuran pasar, serta peningkatan kapasitas inovasi daerah.

Pemerintah daerah menjadikan IDSD sebagai indikator strategis dalam merumuskan kebijakan untuk menjaga pertumbuhan dan meningkatkan kualitas daya saing di masa mendatang.

error: Content is protected !!