KabarMakassar.com — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga kini masih berada dalam ketidakpastian jadwal.
Meski ditargetkan berlangsung pada April, panitia daerah mengakui seluruh proses masih menunggu kepastian resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua Organizing Committee (OC) Musda Golkar Sulsel, Lukman B Kadi, menyebut komunikasi terakhir dengan DPP dilakukan saat dirinya menghadiri agenda halal bihalal di Jakarta. Momentum itu dimanfaatkan untuk mempertanyakan kepastian jadwal Musda yang hingga kini belum diputuskan.
“Insyaallah April ini, tapi tanggalnya kita masih menunggu. Karena ini juga menyesuaikan agenda Ketum yang masih mendampingi Presiden ke luar negeri,” ujar Lukman di gedung sementara DPRD Sulsel di kantor Dinas Bina Marga jalan Andi Pangerang Pettarani, Senin (13/04).
Menurutnya, Sulawesi Selatan (Sulsel) hampir pasti menjadi daerah terakhir yang menggelar Musda secara nasional. Hal itu terjadi karena sebagian besar provinsi telah menuntaskan agenda serupa, menyisakan Sulsel sebagai penutup.
“Memang Sulsel ini kemungkinan besar terakhir. Jadi kita juga menunggu jadwal dari pusat,” tegasnya.
Isu beredarnya tanggal 18 April sebagai hari pelaksanaan pun belum bisa dipastikan. Lukman menegaskan, pihaknya belum menerima keputusan resmi sehingga seluruh persiapan masih bersifat menunggu.
“Tanggal 18 itu belum fiks. Kita belum bisa pastikan sebelum ada keputusan dari DPP,” katanya.
Kondisi ini berdampak pada sejumlah aspek teknis, termasuk pembukaan pendaftaran calon ketua hingga penetapan lokasi kegiatan. Lukman menegaskan, kewenangan pendaftaran berada di Steering Committee (SC) dan baru akan dibuka setelah jadwal resmi ditetapkan.
“Kalau jadwal sudah ada, pasti pendaftaran calon dibuka. Itu sudah diatur dalam AD/ART,” jelasnya.
Hal serupa juga terjadi pada penentuan lokasi. Meski sebelumnya panitia mengincar Hotel Claro sebagai venue, kepastian tempat belum bisa dikunci tanpa tanggal pelaksanaan.
“Kita tidak bisa pastikan tempat kalau tanggal belum ada. Jangan sampai sudah ditentukan, tapi tidak tersedia,” ujarnya.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Lukman memastikan seluruh perangkat panitia, baik SC maupun OC, telah siap bekerja kapan saja jika jadwal resmi diterbitkan.
“Persiapan sebenarnya sudah siap. Begitu tanggal keluar, kita langsung jalan,” katanya.
Panitia juga berharap Ketua Umum DPP Golkar bisa hadir dalam Musda Sulsel, mengingat kehadiran pimpinan pusat terjadi di sejumlah daerah lain.
“Kita berharap Ketum bisa hadir, apalagi ini Musda terakhir,” tukasnya.














