KabarMakassar.com – Asosiasi Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) resmi memiliki kepengurusan baru.
Forum ini langsung diposisikan sebagai ruang membedah persoalan krusial yang selama ini membelit sekretariat DPRD di daerah.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, didapuk sebagai Sekretaris ASDEKSI Sulselbar, menegaskan organisasi tersebut akan fokus mengurai berbagai isu strategis yang kerap muncul di internal kesekretariatan.
“Wadah ASDEKSI ini bertujuan menghimpun dan mendiskusikan berbagai isu terhangat di sekretariat DPRD masing-masing daerah, untuk kemudian dicarikan solusi bersama,” tegasnya kepada awak media di gedung sementara DPRD kota Makassar di Jalan Letjen Hertasning Kota Makassar, Senin (13/04).
Ia menyebut, pembentukan kepengurusan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) telah menghasilkan struktur lengkap, termasuk penetapan Sekretaris DPRD Kabupaten Gowa sebagai ketua secara aklamasi.
Menurut Andi Rahmat, langkah cepat akan segera diambil. Dalam waktu dekat, kepengurusan ASDEKSI Sulselbar dijadwalkan menjalani pengukuhan oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN) di Bandung.
“Struktur sudah lengkap, tinggal menunggu pengukuhan dari pusat. Setelah itu, kami langsung bergerak,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa pola kepengurusan ASDEKSI bersifat ex-officio, yakni melekat pada jabatan Sekretaris DPRD. Artinya, setiap pergantian jabatan secara otomatis akan mengubah komposisi organisasi.
“Kalau ada mutasi, otomatis yang menggantikan posisi Sekwan akan masuk dalam struktur ASDEKSI. Jadi ini memang sistem yang dinamis,” jelasnya.
Selain menjadi forum diskusi, ASDEKSI juga diproyeksikan sebagai penguat koordinasi lintas daerah. Untuk mendukung hal itu, seluruh anggota sepakat menetapkan Makassar sebagai pusat sekretariat.
“Makassar kita pilih karena ini pusat aktivitas di Sulawesi Selatan. Koordinasi antar daerah akan jauh lebih efektif,” tukas Andi Rahmat.














