kabarbursa.com
kabarbursa.com

Lansia Hilang di Hutan Mamuju Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Jurang

Lansia Hilang di Hutan Mamuju Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Jurang
Evakuasi mayat korban Nasrullah Lansia yang jatuh di dalam jurang sejauh 450 meter(dok:ist)

KabarMakassar.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju melaksanakan Operasi SAR hari keempat terhadap satu orang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Dusun Kalia, Dusun Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (24/2).

Korban diketahui bernama Nasrullah (94), laki-laki, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berada di area hutan tersebut.

Pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi jatuh ke dalam jurang, sejauh kurang lebih 450 meter dari titik terakhir korban dilaporkan hilang.

Selanjutnya pada pukul 15.20 WITA, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari lokasi jurang menuju rumah keluarga untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan hasil pencarian yang telah dilaksanakan dan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, pada pukul 16.00 WITA Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kansar Mamuju, BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Polsek Mamuju Tengah, Damkar Mamuju Tengah, aparat setempat, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian.

Dalam pelaksanaan operasi, tim didukung sejumlah peralatan utama seperti 1 unit Rescue Truck Personel, 1 unit Aqua Eye, 1 unit Rubber Boat, 1 unit Underwater Searching Device, 1 unit Thermal Drone, serta peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca terpantau berawan dengan kecepatan angin berkisar 2–40 km perjam dari arah timur laut hingga barat laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Mahmud Afandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja sama dan sinergi dalam pelaksanaan operasi pencarian ini.

“Dengan ditutupnya operasi ini, diharapkan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga lanjut usia yang beraktivitas di area hutan maupun wilayah dengan kontur terjal, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” ucapnya.