kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Bulukumba Peringkat Pertama di Sulsel, Raih Indeks MCSP 85,310 dari KPK

Bulukumba Peringkat Pertama di Sulsel, Raih Indeks MCSP 85,310 dari KPK
Bupati Bulukumba, Andi Utta. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com – Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali menorehkan capaian di tingkat provinsi. Berdasarkan hasil Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2025, Kabupaten Bulukumba meraih nilai indeks 85,310 dan menempati peringkat pertama se-Sulawesi Selatan.

Bulukumba berada di atas Kota Parepare dan Kota Makassar yang masing=masing meraih indeks 81.

Capaian tersebut berdasarkan Surat Penyampaian Nilai Indeks Pencegahan Korupsi Daerah Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (IPKD MCSP) Tahun 2025 dan Atensi Tindak Lanjut Koordinasi Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi, Komisi Pemberantasan Korupsi, Ely Kusumastuti, tertanggal 25 Februari 2026.

Secara umum, nilai MCSP Kabupaten Bulukumba mencapai 85,310, dengan rincian penilaian per area sebagai berikut:
– Perencanaan: 86,513
– Penganggaran: 90,785
– Pengadaan Barang dan Jasa: 80,462
– Manajemen ASN: 96,688
– Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD): 67,294
– Optimalisasi Pendapatan Daerah: 92,376
– Penguatan APIP: 90,391

Beberapa indikator bahkan menunjukkan capaian sangat tinggi, seperti tata kelola Manajemen ASN (96,688), sektor kesehatan (98,435), serta optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah (92,376).

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah atas kerja keras dan komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta partisipasi masyarakat. Peringkat pertama ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus memperkuat sistem pencegahan korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati juga menegaskan pentingnya melakukan evaluasi berkelanjutan, khususnya pada area yang masih perlu ditingkatkan, seperti pengelolaan barang milik daerah dan sektor perizinan.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan sistem, memperkuat pengawasan internal, serta mendorong inovasi tata kelola guna mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan berintegritas.

Dengan raihan indeks 85 tersebut, Bulukumba semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan komitmen kuat dalam pencegahan korupsi dan reformasi birokrasi di Sulawesi Selatan.