kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dua WNI yang Hilang di Selat Hormuz Ternyata Warga Luwu

Dua WNI yang Hilang di Selat Hormuz Ternyata Warga Luwu
Kapten kapal Tugboat Musaffah 2, Miswar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) dilaporkan meledak dan terbakar di perairan Selat Hormuz.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 6 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat sebelum akhirnya kapal tersebut tenggelam di perairan antara Uni Emirat Arab dan Oman.

Dua dari tiga ABK warga negara Indonesia yang dilaporkan hilang dalam insiden tersebut diketahui merupakan warga asal Kabupaten Luwu. Mereka adalah kapten kapal Miswar Maturasi serta engineering kapal Sirajuddin.

Hingga kini, mereka masih dalam pencarian setelah insiden yang terjadi di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut. Pihak keluarga di kampung halaman juga masih menunggu kabar terkait perkembangan proses pencarian.

Keluarga Miswar Maturasi di Luwu, Sumarlin Ahmad, mengaku terakhir kali korban berkomunikasi dengan keluarga yakni pada satu hari sebelum kejadian. Saat itu Miswar sempat menyampaikan rencana pelayaran yang akan dilakukannya untuk mengambil sebuah kapal yang rusak.

“Menurut istrinya, sehari sebelumnya disampaikan bahwa dia akan melakukan pelayaran, cuman secara ininya saya kurang ngerti, cuma disampaikan dia akan melakukan pelayaran untuk mengambil kapal mereka. Disampaikan itu memakan waktu sekitar seharian,” ujar Sumarlin.

Sumarlin menjelaskan komunikasi terakhir Miswar dengan istrinya terjadi pada Rabu sebelum insiden ledakan kapal. Setelah itu, tidak ada lagi balasan dari pesan yang dikirim keluarga.

“Terakhir komunikasi sama istrinya sekitar hari Rabu. Terus istrinya chat hari Kamis sekitar jam satu waktu indonesia tengah, itu sempat centang biru pesannya cuma tidak sempat dibalas. Terakhir di situ komunikasinya,” katanya.

Hingga saat ini keluarga korban masih menunggu kabar lebih lanjut mengenai proses pencarian yang dilakukan oleh pihak terkait. Mereka berharap kedua ABK asal Luwu tersebut dapat segera ditemukan.

error: Content is protected !!