kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

BPBD-DLH Makassar Perkuat Mitigasi Bencana di Wilayah Kepulauan

BPBD-DLH Makassar Perkuat Mitigasi Bencana di Wilayah Kepulauan
Suasana BPBD dan DLH kota Makassar saat Penanganan Pohon Tumbang di Kepulauan (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kota Makassar) bersama Dinas Lingkungan Hidup (Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar) memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanganan risiko bencana di wilayah kepulauan Kota Makassar.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penanganan pohon tumbang serta pendampingan peninjauan dan peresmian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di wilayah Kepulauan Sangkarrang. Kegiatan berlangsung di Pulau Kodingareng dan Pulau Barrang Lompo, pada Rabu (14/01).

Dalam kegiatan itu, personel BPBD mendampingi jajaran DLH dan pemerintah kecamatan setempat dalam menangani pohon tumbang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, sekaligus memastikan kesiapan fasilitas TPS 3R sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan di wilayah kepulauan.

Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa keterlibatan BPBD dalam kegiatan lintas sektor merupakan bagian dari langkah pencegahan bencana sejak dini, khususnya di kawasan pulau yang memiliki kerentanan tersendiri.

“Penanganan pohon tumbang ini bukan hanya soal membuka akses, tetapi bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Di sisi lain, pengelolaan sampah melalui TPS 3R juga penting karena lingkungan yang terjaga menjadi fondasi utama pengurangan risiko bencana,” ujar Fadli Tahar.

Ia menyebutkan, wilayah kepulauan membutuhkan perhatian khusus dan sinergi yang kuat antarperangkat daerah, mengingat karakteristik geografis dan keterbatasan infrastruktur yang ada.

“BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan DLH, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menjadi kunci agar wilayah kepulauan semakin aman, bersih, dan tangguh menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

BPBD Kota Makassar berharap, melalui kegiatan kolaboratif ini, kesadaran masyarakat kepulauan terhadap pentingnya keselamatan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana dapat terus meningkat.

“Penguatan infrastruktur pendukung seperti TPS 3R di Pulau Kodingareng dan Pulau Barrang Lompo juga diharapkan mampu mendukung upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan,” harapannya.