KabarMakassar.com — DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi mengelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Ketua DPC Kabupaten/Kota yang diikuti 44 peserta pada tahap awal, di hotel Maxone Kota Makassar, Kamis (23/04).
Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menjelaskan bahwa UKK menjadi tahapan penting untuk menilai kualitas kandidat secara objektif, terutama dari sisi karakter dan kepemimpinan.
“Pada tahap awal ini kami fokus pada asesmen karakter, mulai dari kepemimpinan, ketahanan menghadapi tekanan, hingga kesiapan memikul tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil asesmen awal akan menjadi dasar dalam tahapan selanjutnya, yakni fit and proper test. Proses ini dirancang agar penilaian terhadap kandidat dilakukan secara terukur.
Meski tidak ada peserta yang langsung gugur dari hasil penilaian, Azhar menegaskan bahwa kehadiran menjadi syarat utama dalam mengikuti seleksi.
“Ketidakhadiran dianggap sebagai bentuk tidak bersedia mengikuti proses, sehingga langsung kami gugurkan,” tegasnya.
Dari total sekitar 110 kandidat yang terdaftar, hanya 44 hingga 45 orang yang hadir mengikuti tahap awal UKK. Kondisi ini mencerminkan tingkat keikutsertaan yang belum maksimal dalam proses penjaringan.
Sementara itu, Sekretaris PKB Sulsel, Muhammad Haekal, sebelumnya menyebut terdapat 84 bakal calon ketua DPC dari 19 kabupaten/kota yang dijadwalkan mengikuti UKK, hasil dari pelaksanaan Musyawarah Cabang beberapa waktu lalu.
“Ada sekitar 84 orang yang dijadwalkan ikut, kecuali dari Palopo karena ditunda,” katanya.
UKK dilaksanakan dalam dua tahap, yakni psikotes sebagai tahap awal dan wawancara lanjutan yang dijadwalkan pada 29 April. Peserta yang mengikuti tahap pertama akan melanjutkan ke proses berikutnya.
Seluruh hasil tahapan ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang memiliki kewenangan dalam menentukan ketua DPC di masing-masing daerah.














