KabarMakassar.com — Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Muhammad Yanto (58) dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan setelah mengalami kondisi darurat medis saat berada di atas kapal MV Ocean Galaxy yang tengah berlayar dari Australia menuju China.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Mamuju menerima laporan pada Rabu (22/4) sekitar pukul 12.16 WITA dari pihak kapal yang menyampaikan bahwa salah satu ABK mengalami dugaan serangan jantung dan membutuhkan segera evakuasi medis (medivac).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Mamuju segera melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, di antaranya Syahbandar, Balai Besar Kesehatan Pelabuhan, Kantor Imigrasi, dan Lanal Mamuju, guna mendukung proses evakuasi.
Pada pukul 17.23 WITA, KN SAR Parikesit berhasil melakukan manuver sandar (tender) di lambung kiri MV Ocean Galaxy. Selanjutnya, pada pukul 17.47 WITA, korban berhasil dievakuasi ke atas KN SAR Parikesit dalam kondisi tidak stabil, mengalami sesak napas, serta kelelahan karena belum makan dan beristirahat sejak malam sebelumnya.
Selama proses evakuasi, tim medis dan rescuer memberikan penanganan awal berupa pemberian oksigen. Namun, kondisi korban terus menurun.
“Pada pukul 18.17 WITA, korban mengalami muntah, kehilangan kontrol buang air kecil, serta mulai tidak sadarkan diri. Tim kemudian segera melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP),” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Mahmud Afandi, Rabu malam(22/4).
Upaya penyelamatan terus dilakukan, namun pada pukul 19.14 WITA, tim menyatakan bahwa korban tidak menunjukkan tanda-tanda vital sehingga penanganan RJP dihentikan.
KN SAR Parikesit kemudian sandar di Lanal Mamuju pada pukul 20.06 WITA, dan korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Mamuju, tiba pada pukul 20.15 WITA.














