KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar menegaskan kebijakan work from home (WFH) tidak berlaku penuh bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), memastikan pejabat eselon II dan III tetap wajib masuk kantor guna menjaga stabilitas pelayanan publik.
Menurutnya, penerapan WFH harus tetap mengikuti aturan yang jelas dan tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Pelayanan tidak boleh berhenti. Eselon II dan III tetap masuk, begitu juga OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegas Appi, Jumat (03/04).
Ia menekankan, WFH bukanlah bentuk kelonggaran kerja, melainkan perubahan pola kerja yang tetap menuntut kedisiplinan tinggi. Seluruh pejabat dan ASN diminta tetap siaga dan responsif, termasuk saat dihubungi dalam waktu singkat.
“WFH itu bukan liburan, bukan cuti. Kalau saya hubungi, lima menit harus angkat telepon. Itu wajib,” ujarnya.
Appi juga mengingatkan agar ASN tidak menyalahartikan kebijakan tersebut, terlebih pada momentum akhir pekan yang rawan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi seperti bepergian ke luar daerah.
Sebagai bentuk pengawasan, pemerintah akan tetap memberlakukan sistem absensi seperti hari kerja normal. Selain itu, komunikasi dan pengiriman data pekerjaan diminta tetap berjalan melalui platform digital seperti pesan instan maupun surat elektronik.
“Kalau diminta data, harus siap. Bisa kirim lewat WhatsApp atau email, yang penting pekerjaan tetap berjalan,” katanya.
Di sisi lain, Pemkot Makassar juga mengkaji skema kerja yang lebih fleksibel, termasuk kemungkinan penerapan work from anywhere (WFA) secara terbatas. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya efisiensi, termasuk pengurangan penggunaan energi dan mobilitas.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil tetap mengutamakan efektivitas kerja serta keberlangsungan pelayanan publik.
“Kita masih kaji formulasi terbaiknya. Intinya, bagaimana tetap bekerja optimal dan pelayanan tidak terganggu,” tutup Appi.














