kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Serap Keluhan Warga, Bupati Uji Beton Jalur Keluar Terminal Bantaeng

Serap Keluhan Warga, Bupati Uji Beton Jalur Keluar Terminal Bantaeng
Suasana pengerjaan infrastruktur berupa betonisasi jalan dan pembuatan duiker di jalur keluar Terminal Kota Bantaeng. (Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi memulai pengerjaan infrastruktur berupa betonisasi jalan dan pembuatan duiker di jalur keluar Terminal Kota Bantaeng.

Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan dan genangan air menahun yang kerap mengganggu aktivitas transportasi di area tersebut.

Proyek yang dimotori oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng ini difokuskan pada perbaikan ruas jalan terminal dalam kota guna memastikan kenyamanan para pengguna jasa transportasi dan pedagang di sekitar terminal.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, yang akrab disapa Bupati Uji, menegaskan bahwa pengerjaan ini bukan sekadar perbaikan akses jalan, melainkan upaya mitigasi banjir skala lokal melalui pembangunan sistem drainase (duiker) yang lebih mumpuni.

“Kami mendengar langsung keluhan warga mengenai genangan air yang sudah berlangsung lama di area terminal ini. Dengan betonisasi dan perbaikan duiker, kita ingin memberikan solusi permanen, bukan sekadar tambal sulam,” ujar Bupati Uji pada Kamis sore (5/2).

Menurut Uji, Terminal Kota merupakan wajah vital mobilitas warga Bantaeng, sehingga kualitas jalannya harus menjadi prioritas.

Disisi lain, Ia juga menekankan bahwa setiap laporan masyarakat terkait kerusakan fasilitas umum akan menjadi dasar evaluasi dan tindakan cepat jajaran pemerintah daerah.

“Betonisasi dipilih agar jalan lebih tahan lama menghadapi beban kendaraan dan cuaca. Kami berharap setelah pengerjaan ini selesai, aktivitas ekonomi di terminal kembali lancar tanpa terganggu kubangan air saat hujan,” tambahnya.

Proses pengerjaan kini tengah berlangsung dan diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat agar jalur keluar terminal dapat kembali difungsikan secara optimal oleh masyarakat luas.