KabarMakassar.com — DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulawesi Selatan menggelar Kaderisasi Fungsional (Karsinal) 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas kader muda menghadapi dinamika politik dan organisasi.
Kegiatan itu dihadiri Dewan Pembina AMPI Sulsel yang juga Plt Sekretaris Partai Golkar Sulsel, Rahman Pina, bersama jajaran pengurus serta ketua AMPI kabupaten/kota se-Sulsel berlangsung di Makassar, Minggu (29/3).
Rahman menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan fondasi utama dalam membentuk karakter kader yang kuat dan siap menghadapi tantangan.
“Kader AMPI harus punya daya tahan. Itu kunci untuk bertahan dan berkembang dalam dinamika organisasi maupun politik,” tegasnya.
Ia menilai, ketahanan mental dan semangat juang menjadi dua aspek penting yang harus dimiliki kader muda agar mampu berperan aktif dan konsisten dalam organisasi.
Rahman juga menyoroti posisi strategis AMPI sebagai motor penggerak energi kepemudaan di tubuh Golkar. Menurutnya, eksistensi AMPI sangat menentukan hidup tidaknya dinamika partai.
“Kalau AMPI tidak aktif, aura di Partai Golkar terasa kurang hidup. Di sinilah pentingnya peran kader muda menghadirkan semangat baru,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi pelaksanaan Karsinal yang dinilai berjalan baik dan menjadi momentum kebangkitan peran AMPI, terlebih setelah berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama Ramadan mulai kembali menghidupkan organisasi.
Lebih jauh, Rahman mengingatkan kader untuk meneladani tokoh-tokoh senior yang telah terbukti melahirkan banyak pemimpin di Sulawesi Selatan, seperti Syahrul Yasin Limpo, Nurdin Halid, dan Ilham Arief Sirajuddin.
“Kita harus belajar dari proses yang mereka lalui. Dari situlah lahir banyak pemimpin besar,” tukasnya.














