KabarMakassar.com — Penataan kawasan Anjungan Pantai Losari mulai bergerak agresif belakang ini.
Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menurunkan tim gabungan untuk menertibkan juru parkir liar hingga anak jalanan dan gelandangan-pengemis yang selama ini dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung di Anjungan Pantai Losari.
Langkah ini diputuskan usai rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, bersama RT/RW dan jajaran kelurahan di Lapangan Karebosi, Selasa (07/04).
Penertiban tak hanya menyasar parkir liar, tetapi juga aktivitas sosial yang dinilai meresahkan di kawasan wisata andalan Kota Makassar tersebut.
“Penataan ini tidak bisa setengah-setengah. Kami ingin Losari benar-benar bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Nanin.
Usai rakor, tim langsung bergerak melakukan penyisiran di sepanjang kawasan Pantai Panjang Losari. Sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi parkir liar dan aktivitas anjal-gepeng menjadi fokus pengawasan dan penertiban.
Selain penindakan, pendekatan persuasif juga dilakukan kepada pedagang kaki lima, khususnya penjual pisang epe di Jalan Penghibur. Mereka diingatkan untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga keindahan icon kota Makassar itu.
“Kami tidak melarang berusaha, tapi harus tertib. Kebersihan dan kerapian area jualan wajib dijaga,” ujarnya.
Pengawasan kini diperketat melalui patroli rutin tim gabungan yang melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, hingga aparat ketertiban.
Langkah ini untuk memastikan kawasan Losari tetap steril dari praktik parkir liar serta aktivitas yang mengganggu kenyamanan publik.
Di sisi lain, pembenahan fisik juga dilakukan. Saluran drainase di area pesisir dibersihkan untuk mencegah genangan yang berpotensi merusak estetika kawasan wisata.
Nanin menegaskan, penataan Losari menjadi prioritas karena merupakan wajah utama pariwisata Makassar. Ia memastikan operasi penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.
“Ini komitmen jangka panjang. Losari harus menjadi ruang publik yang aman, bersih, dan tertib,” tukasnya.














