KabarMakassar.com — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, membahas sinkronisasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Selasa (24/2).
Pertemuan tersebut juga melibatkan PT Vale Indonesia guna memastikan efektivitas pelaksanaan program pemberdayaan di wilayah tambang.
Kunjungan itu turut dihadiri Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Rombongan diterima Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin, bersama jajaran kementerian.
Pertemuan difokuskan pada upaya menyelaraskan program jangka panjang antara perusahaan dan pemerintah daerah agar berdampak langsung pada masyarakat. Sinkronisasi dinilai penting untuk memastikan program PPM berjalan terukur dan berkelanjutan.
“Kami datang ke sini untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Luwu Timur. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kementerian harus menjadi prioritas agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” tutur Irwan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di daerah.
“Kami siap memperkuat koordinasi, menyediakan data yang akurat, dan membuka ruang partisipasi masyarakat agar program pemberdayaan betul-betul sesuai kebutuhan lokal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin, menyatakan dukungan terhadap inisiatif sinkronisasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Kementerian menyambut baik inisiatif sinkronisasi ini. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal merupakan bagian penting dari tata kelola sumber daya yang bertanggung jawab. Kami akan memfasilitasi koordinasi teknis dan kebijakan agar program berjalan efektif dan terukur,” ungkap Direktur Cecep.
Melalui pertemuan ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pemerintah pusat diharapkan semakin kuat sehingga program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.














