KabarMakassar.com — Panitia Zakat Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar menargetkan peningkatan penghimpunan zakat pada Ramadan tahun ini. Target tersebut diharapkan dapat melampaui capaian penghimpunan zakat pada Ramadan tahun sebelumnya.
Tim Sekretaris Relawan UPZ Masjid Al-Markaz Al-Islami, Muhamad Nur menilai potensi peningkatan tersebut cukup besar seiring meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Masjid Al-Markaz Al-Islami.
Selain itu, berbagai upaya juga dilakukan untuk mempermudah masyarakat menyalurkan zakatnya.
Pada Ramadan tahun sebelumnya, total zakat yang terkumpul di Al-Markaz mencapai sekitar Rp534 juta dengan jumlah muzaki sebanyak 3.944 orang.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh panitia di Masjid Al-Markaz. Panitia pun berharap jumlah tersebut dapat meningkat pada tahun ini.
“Tahun ini kami berharap bisa melampaui capaian tahun lalu,” kata Muhamad Nur, Senin (09/03).
Menariknya, tidak hanya masyarakat sekitar Makassar yang menyalurkan zakat di Al-Markaz. Sejumlah muzaki dari luar negeri juga tercatat pernah menunaikan zakat melalui masjid tersebut, termasuk dari Australia, Jepang, Inggris, dan Belanda.
Menurut panitia, para muzaki dari luar negeri tersebut biasanya tetap menunaikan kewajiban zakat melalui Masjid Al-Markaz meskipun berada di luar Indonesia. Hal ini menunjukkan luasnya jaringan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di masjid tersebut.
“Biasanya mereka menyesuaikan nilai zakat dengan harga beras di negara tempat mereka tinggal,” tambahnya.
Untuk meningkatkan penghimpunan zakat, panitia juga merencanakan berbagai langkah baru guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka gerai penerimaan zakat di pusat perbelanjaan agar masyarakat dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah.
Untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat, panitia tahun ini juga merencanakan membuka gerai penerimaan zakat di pusat perbelanjaan. Salah satu lokasi yang direncanakan adalah Nipah Mall dan Mall Ratu Indah.
“Insya Allah mulai Senin kami rencanakan membuka gerai zakat di mal agar masyarakat lebih mudah menunaikan zakat,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas jangkauan penyaluran kepada warga yang membutuhkan.
Selain mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah, UPZ Yayasan Al-Markaz Al-Islami juga menjalankan berbagai program sosial lainnya yang menyasar berbagai kelompok masyarakat.
Selain mengumpulkan Zakat, Infaq dan Sedekah kata Muhammad Nur, ada program lain yang juga dijalankan UPZ Yayasan Al-Markaz Al -Islami yakni, penghapal Al Qur-an, Pembinaan Muallaf, Bantuan orang-orang terlantar dan Musafir, Siswa Duafa, Pemberdayaan Ekonomi Duafa dan Pembinaan Guru Mengaji dan Imam Masjid.
Program bantuan juga diberikan kepada perempuan penyintas korban kekerasan. Bantuan tersebut disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Makassar sebagai bentuk dukungan kepada para penyintas.
Melalui berbagai program tersebut, UPZ Al-Markaz berharap zakat yang dihimpun tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.














