kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sugiono Aklamasi Pimpin PB IPSI, Erick Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade

Sugiono Aklamasi Pimpin PB IPSI, Erick Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030 Sugiono (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Munas XVI di Jakarta.

Sugiono terpilih secara aklamasi, Ia langsung dihadapkan pada target besar membawa pencak silat menembus panggung dunia hingga Olimpiade.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan, pemilihan aklamasi menjadi momentum konsolidasi penuh untuk mendorong lompatan besar pencak silat.

“Selamat kepada Bapak Sugiono yang terpilih secara aklamasi. Ini menjadi titik awal untuk membawa pencak silat lebih mendunia,” ujarnya dalam keterangan, Minggu (12/04).

Pemerintah, kata Erick, akan mengawal langsung pembinaan dan pengembangan pencak silat agar mampu bersaing di level global. Ia menekankan bahwa arah kebijakan ini sejalan dengan visi Prabowo Subianto yang ingin menjadikan pencak silat sebagai ikon Indonesia di mata dunia.

“Bagaimana kita membawa pencak silat ke panggung dunia, tidak kalah dengan negara lain. Saat ini sudah ada 83 negara yang mengenal pencak silat, ini modal besar untuk ekspansi global,” tegas Erick.

Selain prestasi, pemerintah juga mulai membidik pencak silat sebagai kekuatan baru di sektor industri olahraga. Dengan lebih dari 800 perguruan yang tersebar di Indonesia, Erick menyebut potensi ekonomi dari pencak silat harus dimaksimalkan.

“Dukungan ke depan harus berdampak, termasuk dari sisi industri. Prestasi harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Sugiono mengakui jabatan barunya bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab besar untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi pencak silat, baik sebagai identitas budaya maupun cabang olahraga prestasi.

“Ini tanggung jawab besar, bukan hanya memperkuat kepercayaan diri bangsa, tetapi juga memastikan pencak silat hadir di event besar dunia, termasuk Olimpiade,” ujar Sugiono.

Di bawah kepemimpinan baru ini, IPSI dihadapkan pada pekerjaan rumah besar memperluas pengaruh global tanpa kehilangan akar budaya, sekaligus membuktikan bahwa pencak silat mampu bersaing sebagai olahraga kelas dunia.

error: Content is protected !!