kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Seorang Siswa Terpapar Covid-19, Sekolah Hentikan Sementara Tatap Muka

banner 468x60

KabarLuwu.com – SMA Negeri 2 Palopo menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lantaran ada siswanya yang terpapar Covid-19.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Palopo, Bidang Kurikulum, Hamid, mengatakan pihaknya menghentikan PTMT setelah mendapatkan informasi dari Puskesmas Bara Permai, ada siswa SMA Negeri 2 Palopo yang terkonfirmasi Covid-19.

Pemprov Sulsel

"Satu orang siswa yang terpapar Covid-19, sehingga sekolah mengambil kebijakan untuk belajar daring full," kata Hamid, Saat dikonfirmasi, Kamis, (17/02/22).

Hamid mengungkapkan bahwa untuk sementara proses pembelajaran tatap muka dihentikan selama dua pekan, untuk mencegah klaster baru di disekolah.

"PTMT dihentikan sementara, mulai 16 Februari hingga 28 Februari 2022 dan akan mulai kembali belajar tatap muka di tanggal 02 Maret 2022," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hamid menuturkan bahwa sejak diketahui adanya siswa yang terpapar Covid-19, pihaknya juga telah melakukan sterilisasi di sekolah.

"Kemarin sudah dilakukan penyemprotan di  seluruh ruang kelas dan tempat-tempat lainnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucapnya.

Ia menuturkan, meski proses PTMT dihentikan selama dua pekan kedepan, namun pelayanan administrasi di SMA Negeri 2 Palopo tetap berjalan.

"Pelayanan tetap berjalan, tenaga administrasi tetap masuk kerja dengan system sift (bergantian). Dan kita juga mengimbau seluruh siswa(i) SMAN 2 Palopo agar selalu menjaga kesehatannya dan tetap mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.

Sementara itu, Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar mennyebut hingga saat ini jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Kota Palopo sebanyak 92 orang dari 2.719 orang positif,  2.517 orang sembuh dan meninggal dunia sebanyak 110 orang.

“Untuk sementara kasus Covid-19 varian Omicron masih nihil atau belum terkonfirmasi, untuk itu kepada warga agar tetap waspada dan tetap mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” ucapnya.

PDAM Makassar