kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

SAKINAH Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah untuk Masa Depan Santri

SAKINAH Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah untuk Masa Depan Santri
Ilustrasi literasi keuangan (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Melalui kegiatan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH), Otoritas Jasa Keuangan mendorong penguatan literasi keuangan syariah bagi generasi santri.

Kegiatan yang mengusung tema “Santri Sehat, Keuangan Kuat, Masa Depan Hebat” ini diikuti oleh sekitar ratusan santri dan memuat edukasi mengenai pengenalan produk dan layanan keuangan syariah, pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta pentingnya gizi dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, menyampaikan, jika para santri diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang baik dengan pemanfaatan produk atau layanan keuangan syariah.

“Namun juga menyadari pentingnya gizi dalam menunjang kesehatan jiwa dan raga sebagai bagian dari perencanaan untuk mencapai kesejahteraan di masa depan” terangnya, Selasa (14/04).

OJK juga mendorong perluasan akses keuangan syariah dalam ekosistem pesantren melalui kegiatan Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS), yang diikuti oleh sekitar 150 peserta, terdiri atas pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama, supplier sebagai bagian dari rantai pasok ekosistem Program Makan Bergizi Gratis
(MBG), serta pelaku usaha di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini menghadirkan sesi pemaparan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah serta sesi business matching dalam bentuk diskusi antara pelaku usaha dan PUJK Syariah, untuk membantu memperdalam pemahaman masyarakat selaku pelaku usaha dalam memilih alternatif produk keuangan syariah sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

Sebagai upaya perluasan akses keuangan syariah melalui pelaksanaan kegiatan business matching, FEBIS memiliki fokus utama kegiatan yang meliputi peningkatan pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan syariah, serta mendorong potensi perluasan akses keuangan melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha agar sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudential) yang diterapkan oleh PUJK Syariah.

Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih memahami aspek-aspek yang diperlukan dalam mengakses pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula acara seremonial peresmian fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren yang menjadi bukti konkret implementasi Program Prioritas Pemerintah di ekosistem Pesantren.

Dalam rangkaian acara juga dilakukan simbolisasi pembukaan akses keuangan syariah pada Pesantren serta penandatanganan prasasti untuk 27 SPPG sebagai bagian dari penguatan ekosistem pesantren.

Peresmian ini menjadi wujud sinergi antara sektor keuangan syariah dan ekonomi riil dalam mendukung pengembangan ekosistem pesantren yang berdaya saing dan berkelanjutan.

error: Content is protected !!