kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Polsek Batang Gagalkan Dugaan Perdagangan Bayi Lintas Provinsi Asal Makassar

Polsek Batang Gagalkan Dugaan Perdagangan Bayi Lintas Provinsi Asal Makassar
Kapolsek Batang, Iptu Purwanto saat menggendong bayi laki-laki, yang merupakan korban TPPO asal Kota Makassar. (Dok Ist)

KabarMakassar.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Batang Jeneponto berhasil menggagalkan upaya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan seorang bayi laki-laki asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Penyelamatan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi lintas wilayah antara Polsek Batang dan Unit TPPO Polda Sulawesi Selatan.

Kapolsek Batang, Iptu Purwanto, mengonfirmasi keberhasilan jajarannya dalam mengamankan bayi tersebut dilakukan pada Jumat (27/3) malam.

Menurutnya, operasi ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya bayi yang menjadi objek perdagangan di wilayah hukumnya.

“Setelah menerima informasi dari Unit TPPO Polda Sulawesi Selatan, kami segera bergerak melakukan pemetaan titik koordinat,” ujar Purwanto saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/3).

Purwanto menjelaskan bahwa operasi penyelamatan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Unit Reserse Kriminal, Unit Intelkam, hingga Bhabinkamtibmas.

Setelah melakukan koordinasi, Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif berdasarkan data lokasi yang diterima dari kepolisian Sulawesi Selatan.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan bayi laki-laki itu sedang berada di bawah pengawasan seorang perempuan dewasa.

“Berkat koordinasi yang terukur, lokasi keberadaan bayi berhasil kami identifikasi. Saat ditemukan, bayi tersebut bersama seorang ibu-ibu berinisial M,” tambah Purwanto.

Guna kepentingan penyidikan lebih jauh, bayi beserta perempuan yang bersamanya langsung dibawa ke Mapolsek Batang.

Sekitar pukul 01.15 WITA, pihaknya melakukan serah terima resmi kepada tim Unit TPPO Polda Sulawesi Selatan yang tiba di lokasi untuk menjemput korban.

Sejauh ini, pihaknya juga masih melakukan pendalaman terhadap perempuan yang ditemukan bersama bayi tersebut untuk mengungkap peranannya.

Disisi lain, Polsek Batang juga berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan guna membongkar jaringan sindikat perdagangan anak yang diduga beroperasi lintas pulau ini.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan keselamatan korban dan membantu Polda Sulsel untuk mengungkap motif serta aktor intelektual di balik kasus ini,” pungkas Purwanto.

error: Content is protected !!