KabarMakassar.com –- Ratusan umat Muslim di Dusun Bontoa, Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, terpantau telah melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H pada Kamis (19/3) pagi.
Kurang lebih 500 warga dari Dusun Bontoa dan wilayah sekitarnya memadati lokasi pelaksanaan salat dengan penuh khidmat. Suasana haru dan bahagia mewarnai momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Keputusan untuk melaksanakan Idulfitri pada hari Kamis ini didasarkan pada keyakinan terhadap laporan penampakan hilal global.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menjelaskan bahwa warga mengikuti kabar penampakan hilal yang telah terkonfirmasi di beberapa wilayah, seperti Provinsi Helmand, Farah, dan Ghor di Afghanistan.
Kesaksian dari sejumlah besar umat Islam di wilayah tersebut dilaporkan telah disahkan oleh Pengadilan Syariah setempat serta diumumkan secara resmi oleh Komite Pusat Penampakan Hilal di sana.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk ketaatan dalam mengikuti petunjuk Nabi Muhammad saw., yakni memulai puasa dan merayakan hari raya berdasarkan rukyatul hilal (melihat bulan).
“Berdasarkan kesaksian global tersebut, masyarakat meyakini bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Maret 2026, sesuai dengan perintah untuk berhari raya saat hilal telah terlihat,” ungkap salah satu perwakilan warga di lokasi.
Rangkaian ibadah Salat Id di Desa Gentungang ini berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti. Meskipun terdapat perbedaan waktu perayaan dengan pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, warga tetap menjalankan ibadah dengan tertib dan saling menjaga toleransi.
Usai melaksanakan salat, warga tampak saling bermaaf-maafan dan menggelar tradisi silaturahmi khas Lebaran di rumah masing-masing.














