KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau biasa disapa Appi, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, menghadiri Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dihelat di ASS Building, Sabtu (28/03).
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Dewan Penasehat KKMB Sulsel Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.
Pada sambutannya, Munafri mengapresiasi pesatnya pertumbuhan Kabupaten Bone yang ia nilai luar biasa, baik dari sisi potensi daerah maupun kualitas sumber daya manusia.
Walikota yang akrab disapa Appi ini menyebut kemajuan tersebut salah satunya didorong oleh banyaknya tokoh nasional, pengusaha, hingga akademisi yang berasal dari Bone.
“Dengan segala perkembangan yang terjadi di Bone, saya kadang berpikir, mungkin Bone ini diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum, sehingga banyak sekali kebaikan di daerah ini,” pungkasnya.
Meski demikian Ia menegaskan, pertumbuhan Bone juga memberi dampak langsung bagi Makassar. Menurutnya, aktivitas ekonomi dari Bone pada akhirnya turut menggerakkan roda perekonomian di Kota Makassar.
“Semakin hebat Bone, dampaknya juga terasa di Makassar, karena pada akhirnya banyak aktivitas ekonomi itu bermuara di sini,” lanjutnya.
Appi juga menyoroti besarnya kontribusi masyarakat Bone dalam pembangunan Makassar, mulai dari sektor bisnis hingga pemerintahan. Ia menyebut banyak pelaku usaha besar dan jajaran pejabat di lingkup Pemkot Makassar berasal dari Bone.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi antar daerah agar pertumbuhan tersebut bisa saling menguatkan. Ia menegaskan tidak boleh ada ego sektoral dalam pembangunan daerah, termasuk antara Bone dan Makassar.
Ia menguraikan bentuk kolaborasi seperti penguatan potensi Bone dapat ditampilkan di Makassar sebagai etalase daerah, guna menarik minat kunjungan dan investasi.
“Yang harus kita lakukan bagaimana menampilkan wajah Bone di Kota Makassar, memberikan gambaran tentang indahnya Bone di Makassar. Sehingga ketika mereka datang ke Makassar, mereka mau berkunjung melihat Bone,” urainya.
Selain itu, Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat Bone yang berdiaspora di Kota Makassar untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha di Makassar.
“Masyarakat Bone yang ada di Makassar bisa bersama-sama untuk berinvestasi membangun kegiatan-kegiatan bisnis di Kota Makassar,” harapnya.














