KabarMakassar.com — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan, menilai material gelondongan kayu yang terbawa banjir di sejumlah wilayah Aceh berpotensi menjadi solusi efisien dalam percepatan rehabilitasi rumah warga terdampak bencana.
Ia mendorong pemerintah memberikan diskresi agar kayu-kayu tersebut dapat dimanfaatkan secara terukur dan tidak berakhir sebagai limbah pascabanjir. Menurutnya, langkah ini penting di tengah kebutuhan mendesak hunian layak bagi korban bencana.
“Mungkin perlu ada diskresi terkait penggunaan kayu-kayu gelondongan ini. Bagaimana supaya kayu tersebut bisa difungsikan dan tidak terbuang percuma,” ujar politisi asal Sulsel itu, Minggu (04/01).
Ia menjelaskan, pemanfaatan kayu hasil banjir dapat menjadi alternatif material pembangunan rumah sementara maupun permanen, khususnya di daerah terdampak berat. Selain bernilai guna, kebijakan ini dinilai mampu menekan biaya rehabilitasi.
“Kayu-kayu itu bisa dimanfaatkan untuk membangun rumah warga, sehingga pembiayaan bisa diminimalkan, baik yang bersumber dari APBN maupun melalui skema CSR,” katanya.
Andi Iwan menambahkan, pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya efisiensi anggaran dan percepatan pemulihan pascabencana.
Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera merumuskan mekanisme yang jelas agar pemanfaatan kayu banjir tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Yang terpenting adalah masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan hunian, sementara negara tetap menjaga tata kelola yang baik,” pungkasnya.














