kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tragis! Seorang Pemuda di Jeneponto Tewas Gantung Diri Didalam Kamar

Diduga Terlilit Hutang, Pria di Jeneponto Ini Nekat Gantung Diri
(Foto : int)
banner 468x60

KabarMakassar.com — Seorang Pria bernama Zul Nisar Kamaruddin (29) ditemukan tewas gantung diri didalam kamarnya sendiri. Jumat (23/2).

Sontak saja, peristiwa ini menggegerkan warga Jl Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balangtoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel

Hal itu pun dibenarkan langsung oleh Kapolsek Binamu, Iptu Bastion Blasius Soge melalui pesan tertulisnya.

“Ya benar, korban ditemukan gantung diri di dalam kamar sekira pukul 10.50 Wita tadi pagi,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh orang tuanya bernama Rahmawati (55).

Diceritakan, peristiwa gantung diri ini bermula pada Kamis (22/2) kemarin sekira pukul 23.30 Wita.

Saat itu, korban sementara duduk-duduk di teras rumahnya, kemudian korban mengatakan kepada kedua orang tuanya untuk tidur.

Sekitar pukul 05.30 Wita, Ibu korban (saksi) membangunkan korban namun panggilan tersebut tak digubris oleh korban. Sehingga ibu korban menganggap korban masih tertidur pulas.

Setelah itu, ibu korban pun langsung melanjutkan aktivitasnya menjual nasi kuning.

Selang beberapa jam kemudian, ibu korban yang ingin menjemur pakaiannya kaget lantaran tali jemurannya hilang.

Alhasil, ibu korban pun bertanya kepada sang suami bernama Kamaruddin, dimana tali jemuran tersebut. Lantas, sang suami pun menjawab tidak tahu.

Sesaat kemudian, ibu korban pun kembali membangunkan korban, namun lagi-lagi korban tak merespon.

Merasa khawatir, sang ibu mengintip dan melihat kaki korban sudah bergelantungan. Sontak saja Ibu korban langsung berteriak histeris.

Ayah korban yang mendengar teriakan sang istri langsung mendobrak pintu kamar, namun kondisi korban sudah tidak bernyawa.

“Setelah terbuka, saksi melihat korban sudah tergantung dengan cara menggantung dirinya dengan menggunakan tali jemuran dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Untuk mencari penyebab kematian korban, polisi yang tiba ke TKP ingin melakukan proses otopsi terhadap jasad korban.

“Namun kelurga menolak lantaran korban diduga murni bunuh diri,” pungkas Iptu Basthion.

PDAM Makassar