kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tinjau Lokasi, Tim Wasev Mabes TNI AD Puji Kinerja Tim Satgas TMMD ke-116 Jeneponto

banner 468x60

KabarSelatan.id — Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD Kolonel Inf Marthen Pasunda melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Jumat, (02/06).

Rencananya, Katim Wasev bersama rombongan akan melakukan peninjauan proses Pengerjaan Proyek Infrastruktur TMMD ke-116 di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel. Jumat (2/6).

Pemprov Sulsel

Kolonel Inf Marthen yang tiba sekitar pukul 09.00 wita ini pun langsung diterima Dansatgas TMMD Letkol Inf Agus Tanra bersama Sekda Jeneponto Muh. Arifin Nur beserta Wakil Ketua DPRD Imam Taufiq dengan tarian adat.

Dalam penyampainnya, Katim Wasev Kolonel Inf Marthen Pasunda menguraikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk pengawasan dan evaluasi Tim TMMD ke-116 yang sedang berproses di Kabupaten Jeneponto.

"Agar kegiatan ini dapat berjalan secara optimal, efektif dan efesien. Untuk itu, kami datang untuk mengukur kinerja Tim Satuan Tugas (Satgas) TMMD. Mulai tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan hingga finishing," urai Kolonel Inf Marthen Pasunda dalam sambutannya.

Selain itu, kegiatan ini tentunya bertujuan untuk membantu percepatan dan pembangunan di tingkat daerah. Disisi lain, kami ingin membantu mengatasi kesulitan rakyat.

"Tentunya sarana ini dibangun untuk mempererat Kemanunggalan TNI bersama Rakyat," cetusnya.

Melalui hal ini sehingga aspirasi dan kepentingan masyarakat dapat direalisasikan pihaknya dengan melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

"Demi kelancaran kegiatan TMMD yang saat ini sedang berlangsung, Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, seluruh komponen masyarakat atas kerjasama gotong royongnya," tutup Kolonel Inf Marthen Pasunda.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Letkol Inf Agus Tanra dalam laporannya menyampaikan bahwa  saat ini proses pembangunan infrastruktur di lokasi TMMD masih dalam proses pengerjaan dan akan dirampungkan sesuai jadwal.

Secara detail, Dandim 1425 Jeneponto ini juga menjelaskan jika jalan sepanjang 1,75 kilometer yang sementara berproses ini merupakan akses jalan alternatif bagi warga.

" Akses  jalan ini dapat digunakan sebagai jalan alternatif apabila terjadi kemacetan di pusat kota dan mempermudah akses jalan provinsi,"  jelas Letkol inf Agus Tanra.

Tak hanya itu, jalan ini juga berfungsi sebagai sarana transportasi untuk memudahkan warga atau petani apabila ingin menjual hasil komoditi pertaniannya.

"Untuk mengurangi biaya angkut hasil pertanian. Akses Jalan ini menghubungkan beberapa desa dan kelurahan, sehingga masyarakat atau petani merasa terbantu," terangnya.

Selain sarana transportasi, Letkol Inf Agus Tanra juga menyebut proses pekerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang saat ini sementara dibangun Timnya.

"Kami saat ini sementara membangun RTLH milik Nenek Kamange seorang Janda tua yang tak berpenghasilan," sebutnya.

Dan saat ini, progres pelaksanaan pekerjaan Fisik dan Non fisik program TMMD sudah mencapai 80 hingga 90 persen.

"Pelaksanaan pekerjaan TMMD ke 116 sudah signifikan 90 persen terlihat Fisiknya dan Non Fisik sudah dilaksanakan kegiatan, Insyaallah taggal 5 nanti peresmian secara Virtual untuk RTLH," tukas Dansatgas Letkol Inf Agus Tanra.
 

 

PDAM Makassar