KabarMakassar.com — Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah dinamika perubahan zaman dan derasnya arus informasi.
Hal itu disampaikan Teguh saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan pilar utama yang tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman.
“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar rutinitas. Ini adalah upaya memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan menjadi kompas dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, dan berdialektika,” ujar Teguh, Selasa (06/01).
Ia menekankan, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar menjadi sangat penting, terutama bagi generasi muda yang hidup di era digital dan banjir informasi. Tanpa fondasi kebangsaan yang kokoh, kata dia, generasi muda rentan kehilangan arah dalam menyikapi perbedaan.
Dalam kegiatan tersebut, Teguh kembali mengulas substansi Empat Pilar Kebangsaan, mulai dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi yang menjamin hak-hak warga negara, NKRI sebagai bentuk final negara, hingga Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat persatuan dalam keberagaman.
“Saya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap persatuan, kebangsaan, dan cinta tanah air,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat Kabupaten Barru, sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan agar tetap relevan dan membumi dalam kehidupan sehari-hari.














