kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Jelang Idul Adha, DP2 Makassar Turunkan 100 Dokter Hewan

Jelang Idul Adha, DP2 Makassar Turunkan 100 Dokter Hewan
Salah seorang pedagang ternak hewan kurban di Makassar. Dok KabarMakassar.com
banner 468x60

KabarMakassar.com — Pastikan semua hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi, Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar mengambil langkah proaktif dengan menurunkan 100 dokter hewan.

Kepala DP2 Kota Makassar, Evy Aprialti, menjelaskan bahwa tim dokter hewan ini terdiri dari anggota DP2, PDHI Sulsel, serta dokter hewan dari universitas yang menjadi mitra mereka. Tim ini akan disebar ke seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar.

Pemprov Sulsel

“Kami menurunkan tim dokter hewan dari DP2, dokter hewan PDHI Sulsel, dan beberapa dokter hewan dari universitas yang menjadi mitra kami. Jumlahnya berkisar 100 orang, yang akan tersebar di kecamatan dan kelurahan di Makassar,” ujarnya, Kamis (06/06).

Para dokter hewan ini akan melakukan pemeriksaan secara mobile di sejumlah lokasi, termasuk masjid, rumah potong hewan (RPH), dan tempat penyembelihan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat. Selain itu, pengawasan juga mencakup peredaran daging di pasar tradisional dan ritel modern. Jika ditemukan daging yang tidak layak dikonsumsi, maka akan dilakukan pemeriksaan sampel di laboratorium.

“Tim kami rutin melakukan pemeriksaan daging di pasar-pasar tradisional dan swalayan. Apabila ditemukan daging yang tidak layak dikonsumsi, maka dilakukan pengambilan sampel daging tersebut untuk pemeriksaan di laboratorium atau melalui mobil meat care,” jelasnya.

Evy juga menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada beberapa hewan ternak yang masuk ke Makassar, seperti sapi, kambing, dan ayam, sebagai persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Selain itu, Evy mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih daging di pasar, dengan memeriksa dan mengenali ciri-ciri daging yang sehat.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menambahkan bahwa Kota Makassar telah lama memiliki fasilitas perawatan daging yang memastikan semua daging yang beredar layak dikonsumsi.

Pemerintah Kota Makassar juga bekerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulsel untuk memastikan semua ternak yang masuk bebas dari penyakit.

PDAM Makassar