kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Diduga Tertipu Agen Travel, 14 Jemaah Terlantar di Makassar

Diduga Tertipu Agen Travel, 14 Jemaah Terlantar di Makassar
(Foto : IST).
banner 468x60

KabarMakassar.com — Sebanyak 14 jemaah diduga tertipu Agen Travel Haji dan Umrah PT Rona Sahilah Haramain yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kini, 14 jemaah tersebut terlantar di Makassar dan batal melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, Mekkah.

Pemprov Sulsel

Salah satu keluarga jemaah, Anwar mengatakan para jemaah dijanjikan berangkat umrah pada tanggal 16 Maret 2024.

Selain itu, para jemaah telah melunasi pembayaran.

Namun, agen PT Rona Sahilah yang bermitra dengan PT Elkadir Sarwani Nursalim Mubarok tidak meneruskan pembayaran para jemaah secara full.

“Seluruh jamaah telah melakukan pelunasan pembayaran kepada PT Rona Sahilah Harmain namun keberangkatan dijanjikan seharusnya pada tanggal 16 Maret 2023 dibatalkan karena ibu hj Rosniah tidak melakukan full payment kepada PT Elkadir Sarwani Nursalim Mubarok”, ungkapnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (26/03).

Anwar menjelaskan Koordinator Operasional PT Elkadir Sarwani Nursalim Mubarok Junaidi mengatakan pihaknya akan melakukan pengurusan visa jemaah dan keberangkatan setelah Rosniah melakukan pembayaran secara full.

Namun hingga tanggal 25 Maret 2024 tak kunjung ada kejelasan baik dari pihak PT Elkadir Sarwani maupun dari PT Rona Sahilah.

“Ibu Rosniah dan bapak Junaidi ini terus saling melempar tanggung jawab mengenai keberangkatan 14 jemaah ini dan saling menyalahkan”, sambungnya

Selanjutnya, setelah melakukan serangkaian dialog dengan kedua pihak, Direktur PT Rona Sahilah akhirnya membayarkan secara full kepada PT Elkadir Sarwani.

Namun, PT Elkadir Sarwani kembali memberikan alasan kepada jemaah bahwa biaya keberangkatan kini mengalami kenaikan dan jemaah batal diberangkatkan.

“Sejak batalnya keberangkatan tanggal 16 Maret, jemaah terus dijanjikan jadwal keberangkatan sampai dijanjikan 2 kali keberangkatan namun tidak berangkat sama sekali”, jelas Anwar

PDAM Makassar