kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Biaya Perpisahan SMA 7 Jeneponto Dikeluhkan Orang Tua Murid, Panitia; Membantah

banner 468x60

KabarSelatan.idSejumlah orang tua murid SMA Negeri 7 Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan keluhkan biaya perpisahan sebesar Rp 400 ribu yang dibebankan kepada setiap siswa.

Jumlah pungutan untuk perpisahan ini dirasa terlalu tinggi lantaran kondisi ekonomi bagi setiap orang tua murid berbeda-beda.

Pemprov Sulsel

"Informasinya untuk SMA 7 Bangkala uang perpisahan 400 ribuan… Apa tidak kemahalan itu," kata orang tua murid yang enggan disebut identitasnya saat dikonfirmasi Kabarselatan.id, Senin (6/3).

Sejak diumumkan melalui perwakilan salah satu orang tua murid, hal itu pun langsung memancing reaksi dari sejumlah orang tua.

"Penyampaiannya awal bulan ini. Pemberlakuan menjelang penamatan kelas 3," bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Bangkala, Syaripuddin mengatakan belum mengetahui hal tersebut.

"Saya tidak tahu itu karena ada panitianya itu, bukan sekolah yang bebankan itu, mereka (murid) sendiri yang bentuk panitianya," katanya, Selasa (7/3).

Terkait biaya yang dibebankan panitia ke murid, Syarifuddin mengaku belum mengetahui berapa jumlah yang ditetapkan panitia lantaran panitia belum pernah menyampaikan.

"Siswa sendiri itu, yang kemarin itu ada anunya, saya lihat. Tidak tahu berapa besarannya. Nanti saya cari tahu dulu informasinya," akunya.

Disisi lain, Ketua Panitia, Dimas Saputra langsung membantah kabar tersebut. Menurutnya, informasi yang disampaikan murid ke orang tua itu bohong.

"Yang penamatan itu kami bayar hanya Rp 150 ribu 1 orang. Jadi itu yang Rp 400 ribu yang dikatakan orang tua salah. Kemungkinan besar itu, siswa yang berbohong ke orang tuanya," imbuhnya.

Itu pun kata dia, iuran senilai Rp 150 ribu hanya dicicil dari bulan lalu hingga saat ini.

Dimas juga menambahkan bahwa kegiatan ini memang sudah pernah disampaikan ke Kepala sekolah namun terkait nominal, memang belum dibicarakan.

"Iya memang belum pernah kami sampaikan karena kita yang merincikan. Nanti butuh dana segini dan besaran iuran segini. Cuman memang sebelumnya, kami sudah menyampaikan bakal mengadakan penamatan, dengan syarat setiap siswa bakalan kasi masuk juga kontribusi karena ini acaranya kita," tambahnya.

Untuk dananya sendiri, Dimas menyebut belum tahu berapa yang terkumpul sebab dana tersebut dikumpul masing-masing oleh bendahara kelas," pungkasnya.

PDAM Makassar