kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Besok, UMI Anugerahi Gelar H.C ke Mendik Malaysia

banner 468x60

KabarMakassar.com — Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersiap menganugerahkan gelar doktor kehormatan Honoris Causa (H.C) kepada Menteri Pengajian Tinggi atau Menteri Pendidikan (Mendik) Tinggi Malaysia, Dato' Noraini Ahmad.

Rektor UMI Makassar, Prof Basri Modding menyebut agenda penganugerahan gelar doktor kehormatan tersebut bakal digelar Jumat, 15 Juli 2022 besok di Auditorium Al-Jibra Kampus UMI Makassar.

Pemprov Sulsel

Menurutnya, penganugerahan gelar doktor kehormatan oleh UMI Makassar kepada Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia dilakukan secara selektif dengan atas pertimbangan usulan lembaga masyarakat Badan Kerukunan Keluarga Pusat Sulawesi Selatan dan Bisnis Chancellor Indonesia – Malaysia.

"Pemberian gelar kehormatan Honoris Causa ini dilakukan UMI dengan sangat selektif dan atas usulan lembaga masyarakat Badan Kerukunan Keluarga Pusat Sulawesi Selatan dan Bisnis Chancellor," ungkapnya dalam acara konferensi pers di ruang rapat lantai 9, Menara UMI, Kamis (14/07).

Ia juga mengungkap, Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Dr. Noraini Ahmad tersebut merupakan keturunan Bugis Pare-Pare dan merupakan wanita terhebat saat ini di Malaysia.

"Doktor Noraini Ahmad ini ternyata dari informasi yang kita terima merupakan keturunan Bugis Pare-Pare dan wanita terkuat di Malaysia," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan Promosi, Prof Muh. Hattah Fattah menyebut kunjungan menteri luar negeri ke Kampus UMI bukan pertama kalinya sebab pihaknya telah membangun kerjasama dengan sejumlah menteri negeri timur tengah.

Menurutnya, kedatangan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia kali ini sangat spesial karena sekaligus diundang menjadi keynote speaker pada agenda Seminar Eksistensi Orang-orang Sulawesi.

"Kunjungan menteri bukan yang pertama karena sebelumnya telah ada kunjungan menteri negeri timur tengah hanya ini menjadi spesial karena diundang menjadi pembicara untuk bagaimana memperkenalkan eksistensi orang-orang Sulawesi Selatan dan pandangannya akan dirumuskan sebagai bentuk konkret dari pertemuan," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan nantinya setelah prosesi penganugerahan gelar doktor kehormatan selesai, juga bakal dilakukan kerjasama dalam bidang pendidikan yakni pertukaran mahasiswa dan dosen serta penelitian bersama riset internasional yang juga melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Ke special meeting untuk konkret kerjasama, yakni kerjasama dalam pengiriman mahasiswa, dosen dan kemungkinan meminta kurikulum yang kembar atau kredit transfer dimana riset penelitian bersama riset internasional dengan pemrov termasuk Bappelitbangda," pungkasnya.

PDAM Makassar