kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Usai Rotasi: Pengawas Makin Ketat Jangan Sentuh yang Bukan Hak

Appi Usai Rotasi: Pengawas Makin Ketat Jangan Sentuh yang Bukan Hak
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), menegaskan peringatan keras soal integritas dan disiplin birokrasi usai melakukan rotasi besar terhadap 109 pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar, termasuk di dalamnya 13 camat.

Penegasan itu disampaikan Munafri dalam arahannya pascapelantikan, dengan menyoroti semakin ketatnya sistem pengawasan terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN).

“Sistem pengawasan semakin hari semakin ketat, jangan coba bermain-main dengan sistem yang ada,” tegasnya, Jumat (06/02).

Ia menekankan, rotasi jabatan bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan upaya memperkuat kinerja pemerintahan berbasis integritas. Karena itu, setiap pejabat diminta memahami secara utuh batas hak dan kewajibannya.

“Hal yang lebih penting lagi adalah tahu mana yang menjadi hak dan kewajibannya. Jangan sekali-kali mengambil yang bukan haknya dan jangan sekali-kali tidak mengerjakan kewajibannya,” ujarnya.

Appi juga mengingatkan bahwa penyimpangan kerap dipengaruhi faktor lingkungan, termasuk keluarga. Ia bahkan secara khusus menyinggung peran pasangan pejabat agar ikut menjaga karier dan reputasi.

“Bagi yang hadir bersama istri atau suaminya, tolong dijaga karirnya. Jangan karena pengaruh pasangan sehingga apa yang kita rintis buyar di tengah jalan,” katanya.

Menurutnya, hilangnya integritas akan berdampak langsung pada jalannya pemerintahan. Sebaliknya, integritas yang kuat akan menjadi benteng menghadapi godaan maupun tekanan jabatan.

“Kalau integritas itu hilang, jangan harap semua bisa berjalan dengan baik. Tapi kalau kita pertahankan, segala bentuk godaan dan ancaman insyaallah bisa kita lewati,” tegas Appi.

Appi menambahkan, pejabat yang ditempatkan harus mampu menggerakkan roda organisasi, menghasilkan output kerja, serta mendorong lahirnya pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepada para lurah, ia meminta segera membangun sinergi dengan camat baru pascarotasi. Kolaborasi wilayah dinilai krusial untuk mempercepat pelayanan publik..

“Bekerjasamalah untuk memberikan pelayanan maksimal dan menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat,” pesannya.

Ia juga menekankan agar seluruh jajaran bergerak serempak menjalankan program prioritas pemerintah kota tanpa hambatan birokrasi.

“Saya tidak mau program prioritas terganjal karena ada yang tidak mau satu gerak satu jalan,” tukas Appi.