kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250

Seorang Perempuan di Bulukumba Diduga Tewas Dalam Wisma

Seorang Perempuan di Bulukumba Diduga Tewas Dalam Wisma
Foto :Ilustrasi (INT).
banner 468x60

KabarMakassar.com — Seorang perempuan berinsial EL warga Kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba diduga meninggal dunia didalam salah satu kamar di Wisma di Bulukumba, Jumat (07/06).

Menurut informasi yang dihimpun wartawan korban datang ke Wisma bersmaa teman lelakinya Kamis malam 6 Juni 2024.

Pemprov Sulsel

Karena diduga keluarga korban merasa ada keganjalan meninggalnya korban akhirnya melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Sementara itu menerima laporan dari pihak keluarga korban , kepolisian kemudian bergerak ke TKP dan sampai malam tadi masih sementara dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan pencarian barang bukti.

Andi Heri pengelolah Wisma yang dikonfirmasi wartawan melalui via telpon seluler membantah kalau korban EL meninggal di dalam kamar Wisma.

”Tidak benar itu informasi kalau dia meninggal di dalam Wisma Almahrum meninggal di RS itu,” ujar Andi Heri.

Heri menjelaskan kalau korban EL bersama dengan teman lelakinya berinisial AB tamu tamu wisma yang masuk dari Kamis malam 6 Juni 2024 sekitar pukul 23:00 WITA.

Korban EL masuk ke wisma dan memesang satu kamar dengan teman lelakinya dan pada Jumat Pagi 7 Juni 2024 sekitar pukul 8:00 WITA korban sempat mengalami sakit dan pingsan kemudian teman korban AB meminta agar petugas Wisma untuk membantu korban diangkat ke dalam mobil untuk dibawa RS kemudian setelah mendapatkan pertolongan oleh pihak medis korban meninggal dunia.

”Ini pengakuan dari pekerja saya, kalau EL tidak meninggal di dalam Wisma tapi setalah sampai di RS,” tegas Heri.

Heri juga menjelaskan kalau teman korban yakni AB setelah melihat korban jatuh pingsan kemudian dirinya memanggil temannya seorang perempuan berinsial AY untuk datang ke Wisma untuk melihat kondisi korban yang belum sadarkan diri.

Karena AY yang ditunggu tidak kunjung datang akhirnya korban dilarikan ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja untuk mendapatkan pertolongan.

”Petugas di Wisma pak yang bantu AB teman lelaki korban EL dipapah ke dalam mobil milik AB, pada saat di papah korban masih dalam keadaan bernyawa ,belum meninggal,” ujarnya Heri.

Heri bahkan menduga meninggalnya korban karena ada sangkut pautnya dengan AB teman lelaki korban.

Bahkan Heri pengelolah Wisma Matahari ini mengaku sempat menanyai AY teman perempuan AB yang diminta datang ke Wisma kalau dirinya diminta oleh AB melalui pesan WhatsApp untuk merekayasa tentang kematian korban.

”Sempat saya tanya ini temanya AB yakni AY dia mengaku diminta oleh AB untuk bilang kalau korban pingsang setelah minum teh dan diminta agar semua cat yang dikirim AB melalui WhatsApp,” kata Heri.

Ditambahkan Heri setelah mengetahui korban meninggal dirinya langsung melaporkan hal ini ke kantor polisi.

”Saya tidak mau dikambing hitamkan makanya saya datang melapor ke kantor polisi,” katanya.

Saat ini sejumlah anggota polisi dari Polsek Ujung Bulu dan Reskrim polres Bulukumba telah datang ke Wisma untuk mencari barang bukti termasuk memeriksa CCTV dan keterangan sejumlah orang yang ada di dalam Wisma,” Tutup Heri.

Sementara kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Abustam yang dikonfirmasi wartawan terkait kejadian ini mengatakan kalau anggotanya masih di lapangan sementara mengumpulkan bukti-bukti.

”Anggota saya masih dilapangan saya belum bisa komentar banyak,” kata Abustam.

PDAM Makassar