kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

TPP ASN Pemkab Jeneponto Terancam Gagal Bayar

banner 468x60

KabarSelatan.id — Aparat Sipil Negeri (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto dibuat resah.

Keresahan itu didasari lantaran Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)  terancam tak dibayarkan.

Pemprov Sulsel

Salah satu ASN yang enggan disebut identitasnya mengaku TPPnya hingga saat ini belum dibayarkan sejak bulan Desember 2021 lalu.

"Mulai bulan Desember, Januari belum dibayarkan," ucapnya, Rabu malam. (16/2).

Padahal kata dia, TPP itu sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari diluar gaji pokok yang diterima.

" Iya sangat dibutuhkan," katanya.

Selain keresahan, ia juga merasa lelah dengan keterlambatan pencairan TPP bahkan kerap kali mempertanyakan keberadaan TPP yang tak kunjung pasti dibayarkan.

"Bukan mengeluh sih tapi orang bertanya-tanya bakal dibayarkan atau tidak. Masih diperpanjang tahun ini atau sudah berakhir itu mau ku tahu,"cemasnya.

Maka dari itu, ia pun mencoba mencari informasi soal kepastian itu.

Setelah itu, ia pun mendengar informasi dari pihak terkait jika TPP  bakal dibayar dua bulan.

Namun, hingga saat ini informasi itu belum bisa dipastikan.

"Katanya iya kemarin bakal dibayarkan dua bulan, tapi sampai saat ini belum," ucapnya.

Meski demikian, ia pun tak patah arang untuk meminta kejelasan ke pihak terkait 

Akan tetapi setelah menemukan jawaban dari pihak terkait ternyata TPP yang selama ini ditunggu terancam tak dibayarkan.

"Tadi lagi sempat kutanyakan katanya tidak bakal dibayarkan,"tutupnya.

Sementara Kepala Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawih A. Paki menjelaskan perihal tersebut.

" Hal itu disebabkan karena belum keluar persetujuan Kemendagri," singkatnya melalui pesan tertulis. Rabu (16/2) malam.

Armawih mengaku apabila surat itu sudah dikeluarkan Kemendagri maka pembayaran akan dilakukan secepat mungkin.

" Kalo Keluarmi, BKPSDM Mengeluarkan ampra TPP, masing-masing PD mengajukan perkjbtaab Pembayaran ke BPKAD, Kita bayar," Tukasnya.

PDAM Makassar