kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Seminar Nasional Kepemimpinan Di UKIP Makassar Hadirkan KSP Moeldoko

banner 468x60

KabarMakassar.com — Kampus Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar menggelar seminar nasional kepemimpinan yang menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan RI (KSP), Dr. (H.C) Moeldoko, S.IP, M.Si sebagai narasumber utama di Gedung Lilin UKIP Makassar, Kamis (26/1).

"Hari ini narasumber kita pak Jenderal Moeldoko, beliau nantinya akan memberikan wawasan baru tentang kondisi atau gambaran negara kita saat ini, serta informasi-informasi penting lainnya," kata Prof Agus Salim, Rektor UKI Paulus Makassar.

Pemprov Sulsel

Selain Jenderal Moeldoko dan Rektor UKI Paulus Prof Agus Salim, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto turut menjadi narasumber dalam seminar berskala nasional tersebut.

Jenderal Moeldoko merupakan Kepala Staf Kepresidenan yang ke-3, mantan Panglima TNI (2013-2015) ini merupakan pengganti Teten Masduki di era Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui pula jika nantinya Jenderal Moeldoko akan membahas tentang, program-program prioritas nasional dilaksanakan sesuai visi dan misi presiden, selain itu juga akan membahas tentang isu-isu strategis nasional maupun global.

Sementara itu Kampus UKIP Makassar mengelola prodi S1 Teknik Sipil dan S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Teknik Mesin, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Kimia, S1 Teknik Informatika, S1 Manajemen. Prodi S2 Magister Ilmu Hukum, S2 Magister Ilmu Manajemen dan S2 Magister Teknik Sipil,

Dosen UKIP Makassar berpendidikan doktor mencapai 43 orang, dari total dosen sebanyak 156. Saat ini ada 26 dosen sedang merampungkan jenjang studi S3 di Universitas Brawijaya, Unair Surabaya dan Unhas. Program studi dikelola UKIP sebanyak 12, dengan 9 program strata satu serta tiga program strata dua.

Saat ini dosen UKIP Makassar yang telah mencapai Profesor berjumlah 11 orang, delapan dosen mencapai Guru Besar pada kepemimpinan Rektor Prof Agus Salim. Pada periode Rektor UKIP sebelumnya sudah ada tiga dosen meraih Guru Besar.

PDAM Makassar