kabarbursa.com
kabarbursa.com

Pria di Takalar Aniaya Mantan Istri, Anak Balita Diduga Turut Jadi Korban

Pria di Takalar Aniaya Mantan Istri, Anak Balita Diduga Turut Jadi Korban
Ilustrasi kekerasan (Dok : Int).

KabarMakassar.com— Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video amatir yang memperlihatkan aksi pertengkaran hebat berujung penganiayaan di Kabupaten Takalar. Insiden yang melibatkan seorang pria terhadap mantan istri dan anak balitanya tersebut diketahui terjadi di Perumahan Istana Permai, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Berdasarkan keterangan korban berinisial ZFS (30), warga Palleko, peristiwa bermula dari urusan kebutuhan dasar anak mereka. ZFS menjelaskan bahwa anaknya yang masih berusia sekitar dua tahun sempat dibawa ke Desa Bulukunyi karena kehabisan stok susu.

“Saya bawa anak ini baik-baik kembali ke bapak kandungnya untuk diserahkan. Tiba-tiba anak ini diantar ke rumah Istana Permai. Saat saya hendak menanyakan alasan mengapa anak ini dibawa ke kampung, mantan suami saya yang sudah menunggu langsung menghampiri,” ujar ZFS.

Dalam pertemuan tersebut, situasi memanas hingga terjadi penganiayaan. ZFS mengaku dipukul berulang kali pada bagian wajah dan kepala. Akibatnya, ia mengalami luka robek pada bagian bawah bibir hingga mengeluarkan darah. Tak hanya itu, dalam video yang beredar, anak balita korban diduga turut menjadi sasaran amuk pelaku.

Menanggapi video viral tersebut, AKP Muhammad Rizal, PLT Kasi Humas Polres Takalar, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Kejadian tersebut benar adanya dan sempat viral di media sosial. Saat ini laporan polisi sudah masuk di unit Reskrim Polres Takalar,” jelas AKP Muhammad Rizal, Kamis (15/01).

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan proses hukum lebih lanjut.

“Kasus sudah dalam tahap pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Sat Reskrim dan kami akan segera memanggil saksi-saksi. Pelaku belum diamankan karena masih dalam tahap penyelidikan,” tambahnya.

Pasca-kejadian, ZFS mengaku mengalami trauma mendalam dan merasa ketakutan. Ia mengungkapkan bahwa mantan suaminya memiliki watak temperamental dan kerap melakukan pengancaman, bahkan menggunakan senjata tajam jenis badik.

Kini, korban berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap pelaku demi keamanan dirinya dan sang anak.