kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Perempuan di Sulsel Sukses Bisnis Kue Tradisional

banner 468x60

KabarMakassar.com — Perkembangan zaman tidak hanya mempengaruhi perubahan sosial dan teknologi informasi namun juga hingga ke hal yang paling dasar yakni makanan salah satunya ada kue.

Setiap tahunnya, ada saja kue unik yang viral meramaikan beranda sosial media dan kerap kali dicoba oleh masyarakat karena rasa penasaran akan hal yang berbeda.

Pemprov Sulsel

Meski begitu, ditengah gempuran kue kekinian, kue tradisional rupanya masih tetap melekat dan dekat dengan masyarakat.

Sunarti, perempuan asal Jeneponto Sulawesi Selatan yang fokus dan konsisten mengembangkan usaha kue tradisional sejak tahun 2018 di tengah gempuran kue kekinian dan modern.

Menurutnya, meski telah banyak kue kekinian, kue tradisional khas Jeneponto masih banyak dicari karena rasanya yang beda dan tidak ditemukan di daerah lain.

Selain itu, bisnis kue tradisional cenderung membutuhkan modal kecil dikarenakan bahan utamanya yang masih sangat mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau.

Sunarti mengembangkan usaha kue tradisional khas Jeneponto berupa kue kering dan kue basah seperti keripik talas, kerupuk tali-tali, kerupuk bawang, stik balado, kacang sembunyi dan masih banyak lagi.

Setiap pekan ia selalu menyetok persediaan kue khas Jeneponto untuk dijual sebagai buah tangan atau oleh-oleh bagi pendatang ataupun yang ingin berpergian.

"Jelang lebaran sudah stok banyak memang karena biasanya habis lebaran banyak yang beli untuk dibawa pulang ke kota atau jadi oleh-oleh," ungkapnya, Senin (26/06).

Meski begitu, Narti belum aktif memasarkan produknya di e-commerce dan hanya kerap memposting di media sosial Facebook dan WhatsApp.

Namun, omset yang diterima Sunarti terbilang lumayan setiap bulannya yakni sekitar Rp 2-3 juta.

Ia pun mengaku selama ini cukup terkendala mengembangkan usahanya sehingga beberapa kali mengambil bantuan modal dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI dan mengikuti pelatihan pengembangan bisnis.

Bahkan, ia juga beberapa kali diundang mengikuti pameran di tingkat provinsi dengan memamerkan hasil produksinya sendiri.

"Kendala sebenarnya saya masih di modal cuma saya sudah coba ambil kemarin KUR dan Alhamdulillah terbantu apalagi beberapa kali dipanggil ikut pameran di Makassar,” pungkasnya.

Adapun saat ini Sunarti menjual kue tradisional khas Jeneponto di offline store yang berlokasi di Desa Bonto tiro, Dusun Balangerasa Kabupaten Jeneponto.

Ia pun berharap bisnis kue tradisional yang digelutinya semakin besar dan dapat memperkerjakan orang-orang di tetangganya.

"Harapannya semoga semakin besar karena ini saya lakukan hanya seorang diri jadi kalau usaha saya semakin besar saya nantinya bisa panggil tetangga bantu-bantu," harapnya.

PDAM Makassar