kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Massa Enggan Buka Jalan, Polisi: Semoga Allah Turunkan Hujan

banner 468x60

KabarMakassar.com — Ratusan massa aksi berunjuk rasa dan memblokade dua jalur Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Senin (5/9).

Para massa memblokade dua jalur tersebut sehingga tidak dapat dilalui oleh pengendara sama sekali. Akibatnya, kemacetan panjang terjadi sejak pukul 15:00.

Pemprov Sulsel

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda meminta para massa aksi untuk membuka satu jalur dari arah Flyover.

Ia menyebut antrean tersebut tidak berjalan selama tiga jam lamanya sehingga meminta para massa aksi untuk membuka satu jalur.

"Tolong buka jalan ini satu saja, kasihan rakyat, yang disana rakyat kami, sudah tiga jam disana, mereka mau bertemu keluarga, bertemu orangtuanya, kasihan rakyat," ujarnya.

Namun, para massa aksi enggan membuka jalan dan memilih bertahan menutup dan membakar ban di tengah jalan.

"Kami juga rakyat disini pak, tidak ada boleh yang mengintervensi gerakan kami ini," ujar salah satu massa aksi.

Lama berdiskusi dan tidak membuahkan kesepakatan diantara polisi dan massa aksi. AKBP Zulanda lalu menengok ke atas langit dan berdoa.

Ia lalu mengatakan semoga Allah menurunkan hujan untuk membuka jalan kepada masyarakat yang sudah berjam-jam antre.

"Semoga Allah turunkan hujan. Kita lihat Allah akan membuka jalan dengan menurunkan hujan," ungkapnya.

Meski begitu, para massa aksi tetap bertahan dan tak membuka jalan sama sekali.

PDAM Makassar