kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Marak Isu Penculikan Anak, Chaidir Syam Imbau Orangtua Waspada

banner 468x60

KabarMakassar.com — Bupati Kabupaten Maros, Chaidir Syam meminta kepada masyarakat terkhusus orangtua untuk terus waspada.

Hal tersebut dikarenakan maraknya isu penculikan anak di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemprov Sulsel

Chaidir Syam menyebutkan orangtua harus lebih memperhatikan anaknya, apalagi jika yang masih bersekolah.

"Kita sudah mengimbau baik pihak sekolah ataupun masyarakat untuk terus melakukan dan meningkatkan kewaspadaan kepada anak-anak kita," ujarnya,

Imbauan tersebut merujuk pada surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Sulsel pada 13 Januari 2023.

"Salah satunya, anak-anak sekolah ditekankan baru bisa pulang jika sudah jelas dijemput sama orangtua atau keluarganya," tuturnya

Ia menyebutkan, kewaspadaan juga perlu dilakukan di lingkungan rumah.

"Jangan sampai karena sudah di rumah anak-anaknya sudah tidak diawasi lagi. Justru itu bisa dijadikan kesempatan bagi orang jahat untuk menjalankan aksinya," tuturnya, Senin (20/01).

Sementara itu imbauan yang tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Pemprov Sulsel pada 13 Januari 2023 yakni meminta kepada seluruh Kepala Sekolah melakukan upaya memperketat pengawasan dan penjagaan lingkungan sekolah untuk melindungi peserta didik dari tindakan kriminalitas dan secara khusus mencegah terjadinya tindak kriminal penculikan anak pada seluruh Peserta Didik.

Selain itu Kepala Sekolah diminta untuk menjalin komunikasi dengan orang tua atau wali peserta didik untuk memastikan pada saat jam pulang sekolah, siswa tiba dirumah masing masing dan pada jenjang Pendidikan Dasar dan PAUD dihimbau agar siswa dijemput oleh orang tua/wali masing-masing.

Sebagai bentuk tidakan pencegahan, seluruh Guru dan tenaga kependidikan diminta untuk melakukan pengawasan intensif terhadap aktivitas oknum yang mencurigakan di ingkungan sekolah masing-masing, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terdapat aktivitas oknum mencurigakan di sekitar lingkungan sekolah.

Selanjutnya kepala sekolah bersama Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan diminta untuk memberikan edukasi kepada siswa untuk pencegahan tindakan krimialitas serta mewaspadai ajakan mencurigakan dari orang yang baru dikenal maupun yang dikenal.

Sekolah juga diminta untuk proaktif berkoordinasi dengan babinkamtibmas atau babinsa setempat untuk membangun jalur komunikasi sebagai bentuk deteksi dini maupun respon tanggap cepat terhadap potensi tindakan kriminalitas di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah diminta secara khusus menugaskan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan untuk membentuk Posko dan Tim Reaksi Cepat apabila terdapat laporan siswa yang tidak diketahui keberadaannya.

Terakhir sebagai bentuk pengendalian dan pengawasan lingkungan sekolah maka CCTV di seluruh sekolah diminta untuk dapat diaktifkan.

PDAM Makassar