kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Mahasiswa Unhas Meninggal Usai Jatuh Dari Lantai 3 Asrama

banner 468x60

KabarMakassar.com — Seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) meninggal dunia usai terjatuh dari lantai tiga asrama mahasiswi, Sabtu, 10 September 2022 lalu.

Diketahui mahasiswa tersebut bernama Fitriani (23) yang tengah menempuh pendidikan di Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Unhas.  

Pemprov Sulsel

Sebelumnya, Fitriani ditemukan tergeletak di lantai dua usai terjatuh dari lantai tiga oleh pengelola asrama pada pukul 06:30 WITA.

Kabag Humas Unhas, Supratman mengatakan, korban sempat mengeluh kepada orang tuanya tentang kondisinya yang belakangan merasa pusing dan penglihatan berkunang-kunang sebelum akhirnya ditemukan jatuh.

"Ditemukan pagi, masih pagi sekali jam enam begitu di dapat di lantai dua. Ibunya sempat bilang kalau yang bersangkutan sebelum kejadian ini pernah sempat nelpon dan katanya sering pusing dan penglihatannya buram," ungkapnya, Senin (12/9).

Selain itu, Fitriani sempat merasa baik-baik saja dan meminta pihak pengelola agar tidak usah membawanya ke rumah sakit. 

Namun, sekitar pukul 12 malam kondisi Fitriani mulai kritis dan dibawa ke rumah sakit, pihak kampus pun menghubungi orangtua korban.

"Sempat ji sadar ini anak malahan minta ji untuk tidak dikasi tahu orangtuanya sama tidak usah dibawa rumah sakit," sambungnya 

Supratman mengatakan, berdasarkan diagnosa dokter, Fitriani mengalami patah tulang pada batang leher sehingga tidak bisa dilakukan tindakan operasi serta mengalami pendarahan.

"Diagnosa dokter Fitriani tidak bisa dioperasi karena batang lehernya sudah patah dan lumpuh dan Fitriani bernafas karena bantuan oksigen," ujarnya.

Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga, Fitriani dibawa keluar dengan ambulans untuk dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang.

Namun, sekitar pukul 14:00 WITA, Fitriani mengembuskan napas di tengah perjalanan menuju kediamannya.

"Sekitar jam 2 siang di perjalanan antara Pare-Pare dan Pinrang meninggal dunia dan dikebumikan oleh pihak keluarga," Sambung Supratman.

Supratman menegaskan civitas akademika Unhas turut berduka atas kejadian yang menimpa salah satu mahasiswanya dan mengaku seluruh pembiayaan obat dan perawatan rumah sakit ditanggung oleh pihak kampus.

"Unhas beserta unitnya berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan yang diperlukan Fitriani. Semua kebutuhan dipenuhi tanpa sepeserpun dibayar oleh Fitriani," jelasnya.

PDAM Makassar