kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kurangi Dampak Emisi Karbon, Ribuan Petani Terima Pompa BBG

banner 468x60

KabarMakassar.com — Sedikitnya, 1000 unit pompa air jenis Bahan Bakar Gas (BBG) dibagikan secara gratis kepada petani di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. 

Bantuan yang diserahkan secara langsung ke petani dihalaman kantor Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto ini merupakan Program Kemitraan Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas dan Anggota DPR-RI H.Ridwan A.Wittiri untuk membantu pengairan lahan pertanian di daerah setempat.

Pemprov Sulsel

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Achmad mengatakan, Program konversi BBM ke BBG untuk petani dan nelayan ini merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG (Liquified Petroleum Gas) Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran.

Disamping itu, Achmad mengurai tujuan pokok program ini yakni, memberikan solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan sudah dikenal di masyarakat.

Selain itu, turut serta menyelamatkan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida dan memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama untuk petani sasaran melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar.

Disisi lain, juga membantu ekonomi masyarakat petani sasaran menuju ekonomi masyarakat yang mandiri dan ramah lingkungan serta Diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas sebagai bagian dari kebijakan energi nasional untuk mendukung ketahanan energi.

Lebih lanjut, Achmad mengatakan jika pihaknya juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas dan Anggota DPR-RI H.Ridwan A.Wittiri yang telah bekerjasama dalam memfasilitasi petani-petani kami di Kabupaten Jeneponto

"Kami juga berharap agar para petani sebagai penerima manfaat, untuk benar-benar memanfaatkan program ini sebaik-baiknya, sehingga nilai tambah pendapatan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga bisa lebih baik," harapnya.

Ia juga menuturkan, semoga adanya program konversi BBM ke BBG para petani sasaran dapat lebih sukses dan merasakan manfaatnya.

"Selain lebih aman, ramah lingkungan, dan murah, petani dapat berhemat untuk membeli keperluan rumah tangganya lainnya,” tutup Achmad.

Sementara itu, salah satu petani atau penerima bantuan bernama Baso mengungkapkan bahwa, sangat bersyukur lantaran memudahkan pekerjaannya sebagai seorang petani.

" Ya senang sekali karena ada bantuan begini soalnya sekarang kalau tidak memakai pompa airmi disawah susahmi pak untuk air irigisi karena jauhki sungai," ujarnya.

Baso mengungkapkan, jika bantuan yang diterimanya kali ini merupakan bantuan yang pertama kali didapatkannya dari program pemerintah meski pun harus menunggu waktu selama setahun.

"Tahun laluji pak berkasku kukasi masuk dan alhamdulilah tahun ini sudah diserahkan mulai mesin, selang, tabung sekaligus 2 botol oli," pungkas Petani asal Kecamatan Arungkeke ini.

PDAM Makassar