kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kementan Tegaskan Penyakit Jembrana Pada Sapi Tidak Menular ke Manusia

banner 468x60

KabarMakassar.com — Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan) Nasrullah menegaskan bahwa penyakit Jembrana yang saat ini sedang merebak di Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan tidak menular ke manusia.

"Penyakit Jembrana hanya menyerang Sapi Bali (tidak menular pada sapi jenis lain) dan tidak bersifat zoonosis, penyakit ini juga tidak dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya,” ucapnya melalui Siaran Persnya, Senin (27/02).

Pemprov Sulsel

Ia menjelaskan bahwa virus penyebab penyakit Jembrana dapat masuk ke tubuh hewan peka melalui kontak langsung dengan hewan tertular dan bisa juga disebarkan melalui insekta penghisap darah.

“Karena bukan zoonosis, maka masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi daging sapi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi yang berasal dari rumah potong hewan (RPH) yang di bawah pengawasan dokter hewan, atau membeli produk yang sudah memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan, Nuryani Zainuddin menyampaikan, sampai saat ini penanganan kasus penyakit Jembrana di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan terus dilakukan, khususnya dengan kegiatan vaksinasi dan pembatasan lalu lintas, dan kontrol vektor. 

Menurutnya, penyakit yang disebabkan oleh Retrovirus pada Sapi Bali ini ditandai dengan demam tinggi, peradangan selaput lendir mulut, pembesaran kelenjar pertahanan, dan mencret (diare) yang sering bercampur dengan darah, hingga menyebabkan kematian ternak.

"Potensi kerugian ekonomi akibat penyakit Jembrana cukup besar, sehingga ini menjadi perhatian kita untuk mengendalikannya," bebernya.

Ia menjalaskan bahwa selain pelaksanaan vaksinasi dan pemberian vitamin untuk  menjaga kekebalan tubuh ternak, Nuryani juga meminta agar peternak memastikan ternaknya mendapatkan pakan yang cukup, dan menjaga kebersihan kandang.

“Peternak dan masyarakat juga dapat mendukung dengan menjaga kebersihan dan kesehatan ternaknya dan lapor segera ke petugas apabila ada kecurigaan kasus penyakit Jembrana agar segera dapat  diindaklanjuti,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar melakukan pendampingan dan juga secara intensif melakukan kegiatan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) kepada masyarakat dan peternak agar penyakit ini segera terkendali.

 

 

PDAM Makassar