kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kekayaan Pangan Nusantara Jadi Tema Bacarita Digital Volume 2

banner 468x60

Kabarmakassar.com — Rumata' Art Space menggelar Launching Konten Digital dan Bacarita Digital vol. 2 di CGV Panakukkang Square, Kamis (23/02).

Launching Konten Bacarita Digital ini mempresentasikan karya atau konten audio visual dari tiga komunitas terpilih di Bacarita Digital volume 1 yakni Komunitas Indonesia Art Movement (Jayapura), Hakola Huba (Sumba Barat) dan Dari Halaman Rumah (Pangkep).

Pemprov Sulsel

Dimana, Bacarita Digital volume 1 berlangsung dari Juni 2022 hingga Februari 2023 yang dimentori oleh Yusuf Radjamuda (Sutradara Film-Palu), Chairun Nisa (Sutradara Film-Jakarta), dan Ratrikala Bhre Aditya (Penulis & Sutradara Film-Jakarta) dan Co-Mentor Ishak Iskandar (Sinematografi-Makassar), Rahmadiyah Tria Gayatri (Penulis & Sutradara-Palu) dan Rahman Saade (Sinematografi-Makassar).

Setelah pemutaran tiga karya komunitas, Rumata Art Space juga membuka pendaftaran Bacarita Digital volume 2 dengan tema Kekayaan Pangan Nusantara yang akan berlangsung dari April 2023 hingga Februari 2024 mendatang.

Bacarita Digital vol. 2 juga akan menerima lebih dari tiga komunitas film dan menghasilkan lebih dari tiga karya atau konten audio visual nantinya.

Direktur Perfilman, Musik dan Media Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra secara resmi membuka pendaftaran Bacarita Digital volume 2 dan mendukung penuh tema Kekayaan Pangan Nusantara.

"Kami berharap tema Bacarita Digital vol. 2 ini juga akan mengangkat isu stunting nantinya karena isu ini sangat penting. Tentunya, kami mendukung tema Kekayaan Pangan Nusantara ini sepenuhnya. Kami mendukung maju dunia perfilman Indonesia Timur," pungkasnya.

Direktur Program dan Kemitraan Rachmat Hidayat Mustamin mengatakan tema kekayaan pangan nusantara pada Bacarita Digital vol 2 diambil agar para komunitas Indonesia Timur dapat belajar banyak tentang pangan dan kuliner di seluruh Indonesia, dimana makanan merupakan sumber awal pengetahuan manusia.

"Makanan merupakan sumber segala pengetahuan kita berawal, praktik yg sangat konkret berhubungan dengan alam dan berharap bahwa kita bisa belajar dengan banyak pangan dan kuliner di seluruh Indonesia dan dapat belajar keragaman pangan nusantara," katanya.

Sementara itu, CO-Director Rumata' Art Space, Riri Riza mengungkapkan bahwa pihaknya mencoba menyadarkan komunitas bahwa dengan Bacarita Digital kita dapat menularkan semangat dan cita-cita konten digital dalam sebuah kesadaran menghadapi dunia digital dalam genggaman.

Diketahui, Bacarita Digital merupakan lokakarya produksi konten digital dalam tiga tahapan untuk komunitas Indonesia Timur dalam upaya menggagas cerita, narasi dan nilai budaya dari keragaman konteks lokalitasnya masing-masing.

PDAM Makassar