kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Hadirkan Kapus dan Pejabat Dinkes Bulukumba, DPRD Pertanyakan Dana BOK

banner 468x60

KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melalui Komisi C menggelar rapat mitra Komisi dengan Dinas Kesehatan Bulukumba, Selasa, (23/08).

Dalam rapat itu, selain pejabat Dinkes yang diundang, juga 20 Kepala Puskesmas seKabupaten Bulukumba turut diundang dalam rapat mitra komisi tersebut.

Pemprov Sulsel

Untuk agenda rapat komisi itu sendiri, membahas terkait salah satunya anggaran Bantua Operasional Kesehatan (BOK) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 dan 2022.

Ketua Komisi D, Muh Bakti mengungkapkan, memimpin rapat tersebut mempertanyakan, terkait dengan dana BOK yang berjumlah Rp9 Milyar yang tidak dipergunakan lantaran penanggung jawabnya tidak jelas.

“Ini juga, kenapa ada dana sebanyak itu tidak digunakan untuk kepentingan Kesehatan masyarakat,” tanya Bakti sapaannya kepada pejabat Dinkes Bulukumba.

Saat rapat lebih jauh berlangsung, terungkap juga bahwa ternyata ada 4 Puskesmas di Bulukumba yang dana BOKnya untuk triwulan ke tiga belum cair sampai sekarang.

Sementara itu, H. Safiuddin yang turut berbicara dalam rapat tersebut mengatakan, bahwa kenapa pihaknya memperhatikan hal ini, karena sebagai mitra kerja kata dia. Tidak menginginkan lagi ada yang bersoal sama seperti sebelumnya.

”Kita penting untuk saling mengingatkan, agar tidak terulang hal serupa yang telah menimpah saudara-saudara kita,” kata Legislator PBB ini.

Mewakili Kadinkes, Sekertaris Dinkes Bulukumba Ahmad Rifai yang turut angkat bicara mengatakan, bahwa kehadirannya di Dinkes Bulukumba tujuannya adalah untuk memperbaiki manajemen Dinkes yang sudah rusak, sehingga tidak terulang kejadian yang lama.

“Saya dan beliau ibu Kadinkes hadir, gunanya untuk memperbaiki pola lama, kita tidak ingin hal-hal lama terulang lagi,” tegas Rifai.

Diakui Rifai, bahwa sejak 2017 lalu kata dia, ada dana BOK yang nilainya sebanyak 17 Milyar setiap tahun hingga di 2022 ini mengalir ke Dinkes Bulukumba. 

PDAM Makassar