kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dampak Kemarau, 7 Kecamatan di Jeneponto Krisis Air Bersih

banner 468x60

KabarMakassar.com — Dampak musim kemarau yang berkepanjangan akibat Fenomena El Nino di Kabupaten Jeneponto, Sulsel mengakibatkan krisis air bersih.

Tercatat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto merilis sejumlah Desa di 7 Kecamatan mengalami dampak kekeringan.

Pemprov Sulsel

"Dari beberapa desa itu, mencakup Kecamatan Kelara, Turatea, Binamu, Tamalatea, Tarowang, Bangkala dan Kecamatan Bangkala Barat dan Bontoramba," ucap Kepala Plt BPBD Jeneponto, Andi Patappoi, Selasa (02/10).

Dari 11 Kecamatan yang paling terdampak, Lanjut Andi Pattopoi adalah, Kecamatan Kelara, Turatea dan Kecamatan Bangkala. Khususnya, Tamalatea.

"Jadi ini yang paling butuh karena pada prinsipnya dari hasil kajian kami, Kecamatan Tamalatea ini dengan sumber mata air ini tidak mencukupi untuk kebutuhan warga," jelasnya.

Lantas, untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD langsung melakukan pendistribusian air bersih ke ke titik yang terdampak.

" Kalau persoalan itu, dari 28 penyaluran ini kali 5 ribu kubik air berarti sudah beberapa Ton air kita distribusikan," ungkap Andi Patoppoi.

Sementara untuk armada yang kita terjunkan, ada beberapa mobil yang kita gunakan dari pihak PMI, PDAM, dengan Dinas Sosial dan Lingkungan Hidup.

Namun, untuk memenuhi kebutuhan sarana air bersih warga, pembagian tersebut tetap dibatasi, mengingat kata Andi Patoppoi, operasional Kami masih terbatas.

"Tergantung dari permintaan, jadi kita ini selalu berkoordinasi dengan TNI-Polri dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkantibmas," pungkasnya.

PDAM Makassar