kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Antisipasi Sumbatan Aliran Air, Satgas Dinas PU Keruk Drainase

banner 468x60

KabarMakassar.com — Tim Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) saat ini terus melakukan upaya pembersihan saluran drainase di berbagai wilayah.

Upaya tersebut dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir akibat aliran air yang tersumbat dikarenakan tumpukan sampah dan hujan lebat yang terjadi di Kota Makassar, Senin (13/02) kemarin.

Pemprov Sulsel

Kepala Bidang PSDA dan Drainase DPU, Nurhidayat mengatakan pengerukan dilakukan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari curah hujan ekstrim yang masih berpotensi melanda Kota Makassar, mengingat begitu banyak sampah yang hanyut ke saluran drainase.

“Prediksi dari BMKG, hujan akan turun hingga tanggal 16 Februari mendatang. Jadi kami turunkan satgas kita semalam. Mereka melakukan pengerukan hingga dini hari,” ucapnya, Selasa (14/02).

Nurhidayat menyebut terdapat beberapa titik yang dilakukan pengerukan yakni penyisiran di empat titik tali air ke sal pembuangan ke laut di sepanjang Jalan Penghibur ke timur.

Empat grill saluran Jalan Nusantara hingga ujung sal pembuang Tarakan.

Demikian pula pada drainase tepi jalan di Jalan Nusantara, ditemukan material karung plastik dan seng plat yang menyumbat pengaliran ke sal pembuang ke laut.

“Jadi ternyata titik-titik sentral ini banyak terjadi penyumbatan sampah. Demikian juga tali-tali air yang mengalirkan air dari badan jalan ke saluran di Jalan Sudirman dan Ahmad Yani,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan 18 orang tim satgas untuk melakukan pembersihan di dua titik yakni di pintu air Pannampu dan di kanal Jongaya-RS Haji hari ini.

“Giat ini kita lakukan setiap hari di sepanjang tahun oleh 18 orang Satgas Kebersihan Kanal. Tetapi kalau hujan ekstrem kita menyasar titik pengerukan yang lebih banyak,” jelasnya.

PDAM Makassar