kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Andi Amran Sulaiman Mentan RI Keturunan Raja Bone, Segini Hartanya

banner 468x60

KabarMakassar.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjuk Amran Sulaiman menjadi menteri pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri karena terseret kasus dugaan korupsi penempatan pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian. Amran resmi dilantik Jokowi menjadi Mentan di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu (25/10).

Andi Amran Sulaiman merupakan anak ketiga dari dua belas bersaudara. Ayah dari adalah seorang veteran yakni Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta. Sementara nama ibunya adalah Andi Nurhadi Petta Bau. Dimana dari catatan silsilah, silsilah keturunan Amran berlatar belakang orang terpandang.

Pemprov Sulsel

Nah, Amran Sulaiman diketahui keturunan dari La Pawawoi Arung Sumaling, anak keempat dari La Tenri Tappu, Raja Bone ke-23. Ia merupakan kakak dari Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan periode 2022-2023.

Amran Sulaiman sendiri pernah menjabat Mentan RI pada 2014-2019 pada pemerintahan Jokowi diperiode pertamanya. Sebelum masuk kabinet, pria bernama lengkap Andi Amran Sulaiman tersebut merupakan pengusaha dari Sulawesi Selatan.

Saat menjabat menjadi Mentan, Amran dikenal dengan berbagai programnya a.l. swasembada 4 komoditas pangan utama yaitu beras, jagung, kedelai, dan gula dalam waktu 3 tahun dan perbaikan sistem irigasi di 11 provinsi di Indonesia.

Selama masa jabatannya, Amran mampu mencatat peningkatan keseluruhan nilai ekspor pertanian hingga Rp 1.764 triliun. Dari nilai ekspor tersebut, produk perkebunan paling dominan.

Berlatar belakang pengusaha,  Amran sempat bekerja di PTPN XIV. Ia lalu dikenal sebagai pendiri Tiran Group yang memiliki unit bisnis di antaranya PT Tiran Indonesia (tambang emas), PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit), PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (emas, timah hitam), PT Tiran Mineral (tambang nikel).

Secara pendidikan, ia merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Hasanudin. Saat masih mahasiswa, ia melakukan penelitian dan menemukan racun pembasmi hama tikus.

Temuan racun tikus ini kemudian dijadikannya sebagai bisnis dan lahirlah produk bernama Tiran 58PS yang cukup populer di kalangan petani nusantara.

Untuk mendaftarkan paten temuan itu, Amran pun mengarungi lautan menuju Jakarta dan menginap beberapa malam di Masjid Istiqlal karena tak punya banyak duit untuk menginap di hotel.

Sehingga dalam temuan racun pemusnah hama tikus tersebut, pria kelahiran 27 April 1968 itu meraih Satya Lencana kategori perorangan bidang Wirausaha Pertanian pada 2009. Di Bone, Amran masih mempunyai garis darah biru.

Harta Kekayaan

Sementara itu, harta kekayaan Pada tahun 2019, Amran, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertanian, melaporkan harta kekayaannya sebagai pejabat negara.

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2019 lalu, total kekayaan Amran mencapai Rp 279 miliar. Dalam rincian tersebut, sebagian besar kekayaan Amran terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 42 miliar.

Properti ini mencakup tanah dan bangunan di Makassar serta Kabupaten Gowa. Amran juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 3,4 miliar, termasuk berbagai mobil.

Harta bergerak lainnya senilai Rp 281 juta, surat berharga senilai Rp 205 miliar, serta kas dan setara kas mencapai Rp 28 miliar. Namun, Amran juga memiliki hutang sebesar Rp 293 juta.

Dengan demikian, total kekayaan Amran pada tahun tersebut mencapai sekitar Rp 279 miliar. Pada saat itu, Amran masih menjabat dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 sebagai Menteri Pertanian.

PDAM Makassar