KabarMakassar.com - Bermain media sosial sebelum tidur menjadi kebiasaan yang cukup sering dilakukan anak muda. Setelah menjalani aktivitas seperti kuliah, bekerja, atau mengerjakan tugas, scrolling TikTok kerap dipilih sebagai hiburan sebelum beristirahat.
TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan karena menghadirkan beragam video pendek, mulai dari hiburan, musik, kuliner, tips sehari-hari, hingga tren yang sedang ramai di media sosial.
Bagi sebagian anak muda, scrolling TikTok sebelum tidur dianggap sebagai cara sederhana untuk melepas penat setelah beraktivitas sepanjang hari. Tidak sedikit yang awalnya hanya berniat melihat beberapa video sebelum tidur.
Namun, kebiasaan tersebut dapat membuat waktu penggunaan media sosial menjadi lebih panjang. Fitur rekomendasi TikTok terus menyajikan video baru sehingga pengguna dapat terdorong untuk melihat konten berikutnya.
Kondisi itu membuat seseorang berpotensi menunda waktu tidur. Niat awal untuk scrolling selama beberapa menit dapat berubah menjadi aktivitas yang berlangsung lebih lama tanpa disadari.
Penggunaan media sosial menjelang tidur perlu diperhatikan, terutama jika dilakukan dalam durasi yang panjang. Waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat dapat berkurang karena seseorang masih aktif menggunakan ponsel.
Tidur lebih larut juga dapat membuat waktu istirahat menjadi tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika kebiasaan tersebut terus berulang, aktivitas pada keesokan harinya berpotensi ikut terganggu.
Karena itu, mengatur durasi penggunaan media sosial menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan. Anak muda dapat menetapkan batas waktu scrolling agar aktivitas tersebut tidak berlanjut hingga larut malam.
Tetapkan Batas Waktu Scrolling
TikTok tetap dapat digunakan sebagai sarana hiburan setelah menjalani aktivitas seharian. Namun, pengguna perlu memastikan waktu bermain media sosial tidak mengambil waktu istirahat.
Salah satu cara sederhana adalah menentukan batas waktu sebelum membuka aplikasi. Ketika waktu yang ditentukan telah tercapai, pengguna dapat berhenti scrolling dan mulai mempersiapkan diri untuk tidur.
Dengan penggunaan yang lebih teratur, aktivitas scrolling TikTok dapat tetap menjadi hiburan tanpa mengorbankan waktu tidur dan aktivitas pada hari berikutnya.
Penulis: Siti Hajar Kilwakit